18 Truk Bantuan Prabowo Disalurkan, Koperasi Dipacu

oleh -32 Dilihat
oleh
18 Truk Bantuan Prabowo Disalurkan, Koperasi Dipacu
Bupati Ipuk bersama Dandim Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menyerahkan bantuan truk untuk Koperasi Merah Putih. (Foto : istimewa)
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Penyaluran 18 unit truk operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Banyuwangi mulai digulirkan. Bantuan yang diklaim sebagai program pemerintah pusat tersebut diserahkan di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 Banyuwangi, Rabu (22/4/2026), di tengah sorotan kesiapan kelembagaan koperasi penerima.

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Namun, distribusi armada ini baru menyasar sebagian kecil koperasi yang dinyatakan siap secara administratif.

Dalam keterangannya, Ipuk menegaskan bantuan truk harus dimanfaatkan optimal dan dirawat secara berkala. Ia menyebut armada ini sebagai instrumen untuk mendorong kinerja koperasi, khususnya dalam distribusi hasil produksi masyarakat desa.

“Pemanfaatan harus maksimal dan perawatan rutin wajib dilakukan agar masa pakai kendaraan panjang,” ujarnya.

Program ini disebut merupakan inisiatif pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan Koperasi Merah Putih sebagai simpul penggerak ekonomi desa. Armada truk diharapkan mempercepat konektivitas distribusi dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal.

Namun demikian, data di lapangan menunjukkan belum semua koperasi siap menerima bantuan. Dari total 217 KDKMP di Banyuwangi, baru 27 koperasi yang dinyatakan rampung 100 persen dalam pembentukan kelembagaan. Sisanya masih dalam tahap pemenuhan administrasi dan struktur organisasi.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya mengakui penyaluran ini masih tahap awal dan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan masing-masing koperasi. Ia menekankan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas, melainkan stimulus untuk mendorong ekonomi akar rumput.

“Hanya koperasi yang benar-benar siap yang menerima. Ini untuk memastikan bantuan tepat guna dan tidak mangkrak,” tegasnya.

Di sisi lain, pengawasan terhadap penggunaan aset negara ini menjadi krusial. Dandim mengingatkan kepala desa dan ketua koperasi agar menjaga dan merawat kendaraan sebagai amanah negara, sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Penyaluran bantuan ini membuka pertanyaan lanjutan terkait efektivitas program, terutama pada kesiapan mayoritas koperasi yang belum memenuhi syarat. Tanpa penguatan kelembagaan yang merata, potensi optimalisasi armada bantuan dikhawatirkan belum sepenuhnya tercapai.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.