15 Tahun Gelar Produk Baru Dorong Inovasi Pangan

oleh -30 Dilihat
oleh
15 Tahun Gelar Produk Baru Dorong Inovasi Pangan
15 Tahun Perayaan Glokalisasi Pangan Olahan FTP Universitas Jember
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember (UNEJ) kembali menggelar pameran produk pangan inovatif hasil karya mahasiswa dalam kegiatan “Gelar Produk Baru” yang telah berlangsung secara berkelanjutan sejak 2011. Program yang menjadi bagian dari Mata Kuliah Pengembangan Produk Baru pada Program Studi Teknologi Hasil Pertanian tersebut kini berkembang menjadi wadah penguatan inovasi dan pengembangan produk pangan berbasis potensi lokal.

Koordinator Program Studi Teknologi Hasil Pertanian FTP UNEJ, Lailatul Azkia, menjelaskan bahwa seluruh produk yang dipamerkan memanfaatkan bahan baku pangan lokal sebagai upaya mendukung konsep glokalisasi yang menjadi salah satu misi Universitas Jember.

“Bahan yang digunakan berasal dari produk pangan lokal. Tujuannya agar produk-produk tersebut memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk tingkat internasional,” ujar Azkia saat ditemui di sela kegiatan pameran, Rabu (10/6/2026).

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 24 produk pangan fungsional dan bergizi ditampilkan di halaman kampus FTP UNEJ. Beragam inovasi tersebut memanfaatkan bahan baku seperti edamame, labu kuning, kacang merah, hingga kacang tolo yang diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman.

Sejumlah produk yang dipamerkan antara lain Es LumiSoy dan Purple Oat pada kategori minuman sehat. Sementara kategori camilan menghadirkan Opakame, Edacris, Crube, dan Chibee Rolls. Pada kategori kudapan modern, mahasiswa menampilkan Carrofin, BluAyu Brulee, Nagaren Roll, Vesavo, hingga Sachika yang mengombinasikan bahan sagon, chia seed, dan kurma.

Tidak hanya dituntut menghasilkan produk inovatif, mahasiswa juga diwajibkan memasarkan hasil karyanya sebagai bagian dari proses pembelajaran kewirausahaan. Melalui skema tersebut, mahasiswa didorong memahami proses pengembangan produk hingga strategi pemasaran secara langsung.

Menurut Azkia, hasil inovasi mahasiswa tidak seluruhnya dapat diakomodasi oleh unit usaha kampus, Fateta Bakery, mengingat karakteristik produk yang beragam dan tidak semuanya berbasis tepung. Karena itu, kampus membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perusahaan mitra untuk mendukung hilirisasi produk.

“Tahun ini kegiatan mendapat dukungan penuh dari PT Mekar Asta Nusantara. Produk-produk mahasiswa kami perkenalkan kepada mitra yang dinilai memiliki potensi kolaborasi lebih lanjut,” katanya.

FTP UNEJ, lanjut Azkia, memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk mengelola dan mengembangkan inovasinya secara mandiri. Kampus tidak mengambil alih hak kekayaan intelektual yang melekat pada produk hasil karya mahasiswa.

“Hak cipta berada pada mahasiswa. Mereka dapat berkomunikasi dan bernegosiasi langsung dengan mitra yang tertarik mengembangkan produk tersebut,” ujarnya.

Dari hasil penjajakan dengan perusahaan mitra, terdapat tiga produk mahasiswa yang dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan lebih lanjut. Kendati demikian, proses kerja sama masih bergantung pada kesepakatan antara mahasiswa dan pihak mitra.

FTP UNEJ berperan sebagai pendamping akademik yang memastikan produk memenuhi aspek fungsional serta memiliki peluang untuk dipasarkan. Namun, beberapa produk masih memerlukan pengujian lanjutan, termasuk uji masa simpan sebagai salah satu syarat pengembangan komersial.

“Tahapan pengujian masa simpan menjadi salah satu aspek yang masih perlu ditindaklanjuti. Hal ini berpotensi menjadi ruang kolaborasi lanjutan dengan mitra industri,” kata Azkia.

Rektor UNEJ, Iwan Taruna, mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk pangan bernilai tambah dari berbagai bahan lokal. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

“Pengembangan produk inovatif oleh mahasiswa merupakan bentuk hilirisasi hasil pembelajaran dan riset yang memiliki nilai manfaat. Universitas Jember berkomitmen mendukung penguatan kreativitas yang mampu menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan pasar,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, sinergi antara kampus dan mitra industri menjadi bagian penting dalam mempercepat lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi kewirausahaan dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.