11 Negara Hadiri Sewindu Festival Cerutu Jember

oleh -55 Dilihat
oleh
11 Negara Hadiri Sewindu Festival Cerutu Jember
11 Negara Hadiri Sewindu Festival Cerutu Jember
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) yang memasuki usia penyelenggaraan sewindu menarik perhatian pelaku industri tembakau dan cerutu internasional. Sebanyak 11 negara tercatat mengirimkan perwakilan perusahaan pengolahan tembakau untuk menghadiri kegiatan yang digelar di Pantai Watu Ulo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026) malam.

Kehadiran peserta dari Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Ethiopia, Hong Kong, China, Swiss, Uni Emirat Arab, Australia, Belgia, dan Prancis menjadi catatan penting dalam perjalanan JKCI sejak pertama kali digelar pada 2017. Selain peserta mancanegara, sejumlah pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali juga turut hadir dalam festival tersebut.

Direktur Utama PT BIN Cigar, Imam Wahid Wahyudi, menyebut partisipasi internasional dalam skala tersebut belum pernah terjadi pada penyelenggaraan JKCI sebelumnya. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dari luar negeri menjadi indikator meningkatnya perhatian pasar global terhadap potensi tembakau dan cerutu asal Jember.

“Ini tidak pernah terjadi pada JKCI sebelumnya,” ujar Imam saat memberikan keterangan dalam acara tersebut.

Mengusung tema From Jember Pride to the World Stage, penyelenggara berupaya memperkuat posisi Jember sebagai daerah penghasil cerutu nasional yang memiliki daya saing di pasar internasional. Imam menegaskan bahwa festival tersebut menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan kualitas cerutu Jember kepada pelaku industri dunia.

“Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Jember layak menjadi kota cerutu Indonesia, bahkan Jember sebagai kota cerutu dunia,” katanya.

Dari sudut pandang pengembangan ekonomi daerah, JKCI tidak hanya diposisikan sebagai agenda promosi industri tembakau. Penyelenggara berharap kegiatan ini mampu membuka peluang investasi, memperluas jaringan perdagangan, serta memperkuat keberlanjutan usaha tembakau dan cerutu yang menjadi salah satu sektor unggulan Kabupaten Jember.

Imam menilai keberlangsungan festival selama delapan tahun menjadi langkah strategis untuk menjaga eksistensi tembakau dan cerutu Jember agar tetap berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

“Harapannya tembakau Jember dan cerutu Jember semakin lama semakin berkembang, tidak tenggelam seperti daerah-daerah yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT BIN Cigar, Febrian Ananta Kahar, menjelaskan bahwa JKCI tahun ini tidak hanya berfokus pada industri cerutu. Festival juga menampilkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari produk tembakau, UMKM, destinasi wisata Pantai Watu Ulo, seni musik tradisional yang dikolaborasikan dengan musik modern, hingga penampilan Jember Fashion Carnaval.

Menurut Febrian, pendekatan tersebut dilakukan untuk memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Di tengah kondisi ekonomi global yang dinilai belum sepenuhnya pulih, kegiatan promosi daerah dianggap penting untuk menjaga perputaran ekonomi masyarakat.

“Ekonomi memang lesu. Seluruh negara lesu. Tapi kami tidak lesu. Cerutu naik, dan petani tidak boleh lesu. Jadi caranya adalah bagaimana mempromosikan Jember lebih baik,” kata Febrian.

Dari perspektif pemberdayaan ekonomi lokal, JKCI juga dinilai memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil untuk memperluas pasar. Kehadiran tamu domestik maupun mancanegara berpotensi meningkatkan transaksi ekonomi selama pelaksanaan festival berlangsung.

Febrian menambahkan, selain melalui JKCI, PT BIN Cigar secara berkala juga melakukan promosi potensi Jember di Jakarta sebagai bagian dari strategi memperkuat citra daerah dan memperluas akses pasar produk unggulan Jember.

Melalui festival yang telah berlangsung selama delapan tahun tersebut, penyelenggara berharap semangat pelaku usaha, petani tembakau, UMKM, dan masyarakat tetap terjaga, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang dapat mendukung pertumbuhan sektor industri tembakau dan pariwisata daerah secara berkelanjutan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.