Wawali Malang Prioritaskan Pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang

oleh -33 Dilihat
oleh
Wawali Malang Prioritaskan Pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang
Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin saat meninjau kebakaran di TPA Supit Urang.
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin menegaskan pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang menjadi prioritas utama pemerintah. Kebakaran yang terjadi sejak Rabu (21/10/2026) tersebut telah membakar sekitar 8 hektare dari total 32 hektare kawasan sanitary landfill.

Ali bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Kamis (22/10/2026). Pemerintah kemudian menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penanganan sekaligus menentukan kebutuhan peralatan dan metode pemadaman.

Kondisi kebakaran menjadi tantangan karena api telah merambat ke bagian dalam timbunan sampah. Situasi tersebut membuat penyemprotan air dari permukaan belum cukup untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam. Potensi gas berbahaya dan material sampah, terutama plastik, juga meningkatkan risiko terhadap petugas maupun relawan.

Untuk mempercepat pemadaman, pemerintah mempertimbangkan penggunaan metode injeksi air ke dalam timbunan serta pengerahan alat berat jenis ekskavator untuk membongkar bagian yang menjadi pusat api. Metode tersebut akan disesuaikan dengan kondisi lapangan agar penanganan lebih efektif dan aman.

“Bagi kami, prioritas hari ini adalah menyelesaikan kebakaran yang ada agar tidak membahayakan warga,” tegas Ali.

Selain persoalan pemadaman, sebaran asap juga menjadi perhatian. Pemerintah Kota Malang menyiagakan tenaga kesehatan melalui puskesmas untuk memantau kondisi warga yang terdampak asap, termasuk di sejumlah kawasan permukiman. Masyarakat juga diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Di sisi lain, kepolisian turut membantu proses penanganan dengan mengerahkan water cannon serta berkoordinasi dengan Polres Malang untuk dukungan armada. Petugas gabungan dari wilayah Malang Raya juga dilibatkan dalam proses pemadaman dan pembasahan di titik-titik yang masih berpotensi menyimpan bara.

Mengenai penyebab kebakaran, terdapat indikasi sumber api berasal dari aktivitas pembakaran di seberang sungai, kawasan Jedong. Namun, informasi tersebut masih memerlukan penelusuran dan pembuktian lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Pemerintah memilih memusatkan perhatian pada pemadaman dan pencegahan dampak yang lebih luas sembari proses penyelidikan berjalan. Hingga Kamis, belum ada kepastian kapan seluruh titik api di TPA Supit Urang dapat dinyatakan padam sepenuhnya.

Kebakaran ini sekaligus kembali menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Tekanan terhadap TPA Supit Urang sebelumnya telah menjadi persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan lintas sektor, sehingga percepatan pemadaman menjadi langkah mendesak sekaligus bagian dari upaya mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.