Wasiat Terakhir Yai Mim Terungkap di Udanawu

oleh -21 Dilihat
oleh
Wasiat Terakhir Yai Mim Terungkap di Udanawu
Tempat pemakaman Yai Mim di Udanawu Blitar.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Suasana duka mendalam menyelimuti Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, saat jenazah Imam Muslimin atau yang dikenal sebagai Yai Mim tiba pada Senin (13/4/2026) malam. Kepulangan tokoh tersebut ke tanah kelahirannya bukan sekadar prosesi pemakaman, melainkan realisasi wasiat pribadi yang telah lama disampaikan kepada keluarga.

Jenazah Yai Mim tiba sekitar pukul 20.30 WIB setelah diberangkatkan dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kedatangannya langsung disambut ratusan pelayat yang telah memadati rumah duka di kediaman kerabatnya. Antusiasme warga menunjukkan besarnya pengaruh almarhum di lingkungan setempat.

Keluarga mengaku tidak menyangka kabar wafatnya datang begitu cepat pada Senin siang. Fatimatuz Zahro, keponakan almarhum, mengungkapkan bahwa keluarga besar segera melakukan koordinasi untuk menjemput jenazah ke Malang tanpa penundaan.

“Begitu mendapat kabar, keluarga langsung berkumpul dan berangkat ke RSSA Malang,” ujarnya saat ditemui di rumah duka, Selasa (14/4/2026).

Setibanya di Udanawu, proses pemulasaraan dilakukan secara cepat namun tetap khidmat. Jenazah langsung dimandikan, disalatkan, dan dimakamkan pada malam yang sama. Keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap amanah almarhum.

Fakta lain yang terungkap, lokasi pemakaman di TPU Udanawu bukan keputusan mendadak. Keluarga menyebut Yai Mim telah lama menyampaikan keinginannya untuk dimakamkan di kampung halaman, tepat di samping makam kedua orang tuanya.

“Beliau sudah berpesan, kalau meninggal ingin dimakamkan di sini, dekat orang tua,” ungkap Fatimatuz.

Kepergian Yai Mim menyisakan duka mendalam, namun sekaligus membuka fakta tentang kuatnya ikatan emosional almarhum dengan tanah kelahirannya. Wasiat tersebut kini menjadi penutup perjalanan hidup seorang tokoh yang memilih kembali ke asalnya hingga akhir hayat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.