TULUNGAGUNG, Garudasatuunews.id – Ratusan warga Tulungagung memadati halaman Masjid Al Munawar untuk mengantre layanan penukaran uang baru yang disediakan mobil kas keliling Bank Indonesia. Lonjakan warga terjadi karena tingginya kebutuhan pecahan uang baru menjelang perayaan Lebaran.
Layanan penukaran tersebut hanya melayani masyarakat yang telah melakukan pendaftaran secara daring sebelumnya. Warga yang datang wajib membawa bukti registrasi untuk ditukarkan dengan nomor antrean sebelum memperoleh layanan penukaran uang.
Tradisi berbagi uang baru kepada kerabat dan anak-anak saat Hari Raya Idul Fitri membuat permintaan penukaran uang pecahan kecil meningkat tajam setiap tahun.
Salah satu warga, Siti Insyiah, mengaku telah mendaftar layanan penukaran secara online sejak sepekan sebelumnya. Ia menukarkan uang sebesar Rp5,3 juta untuk kebutuhan Lebaran keluarganya.
“Yang mendaftarkan keponakan saya. Prosesnya sebenarnya tidak rumit, tapi antreannya lumayan lama karena antusias masyarakat sangat tinggi,” ujarnya.
Siti mendapatkan pecahan uang baru mulai dari Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu, Rp20 ribu hingga Rp50 ribu. Setelah melakukan registrasi ulang di lokasi, warga diminta menunggu di teras masjid hingga nomor antrean dipanggil oleh petugas.
“Antreannya cukup panjang, jadi harus sabar karena yang menukar uang juga banyak,” katanya.
Antusiasme serupa juga disampaikan warga lainnya, Meliana Larasati. Ia menukarkan uang sebesar Rp2,8 juta dengan pecahan Rp1 ribu, Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu dan Rp20 ribu.
Meliana mengaku sempat mengalami kesulitan saat proses pendaftaran online. Namun hal tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk tetap mengikuti penukaran uang baru yang sudah menjadi tradisi keluarganya setiap menjelang Lebaran.
“Setiap tahun saya selalu ikut penukaran uang baru untuk kebutuhan saat Lebaran,” ujarnya.
Meski harus mengantre cukup lama di tengah cuaca panas, warga tetap bertahan menunggu giliran demi mendapatkan pecahan uang baru yang akan dibagikan kepada keluarga saat Hari Raya Idul Fitri. (Red-Garudasatuunews)














