Wapres Soroti Penyempurnaan Pasar Banyuwangi

oleh -64 Dilihat
oleh
Wapres-Soroti-Penyempurnaan-Pasar-Banyuwangi
Wapres Gibran saat mengunjungi Pasar Banyuwangi didampingi Bupati Ipuk dan Gubernur Khofifah
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Pasar Banyuwangi dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam peninjauan tersebut, Wapres tidak hanya mengapresiasi konsep arsitektur pasar, tetapi juga memberikan sejumlah catatan agar penyempurnaan fasilitas dilakukan sebelum bangunan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Jum’at (10/07/26).

Peninjauan dilakukan bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta sejumlah pejabat dari kementerian terkait. Rombongan meninjau beberapa bagian bangunan, mulai dari area depan pasar, kios, hingga los yang disiapkan untuk para pedagang.

Pasar Banyuwangi yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan anggaran sekitar Rp152 miliar itu saat ini telah memasuki tahap akhir. Pemerintah masih menunggu proses serah terima aset dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah sebelum pasar resmi dioperasikan dan ditempati para pedagang yang selama ini berada di lokasi relokasi.

Dalam kunjungannya, Gibran menyampaikan apresiasi terhadap konsep pembangunan pasar yang mengusung arsitektur khas Suku Osing sebagai identitas lokal Banyuwangi. Menurutnya, desain semi terbuka atau open space membuat sirkulasi udara di dalam bangunan lebih baik sehingga menciptakan kondisi yang nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

“Arsitekturnya bagus. Bangunannya open space, sehingga tidak pengap. Menurut saya Pasar Banyuwangi yang paling bagus dibandingkan pasar lain yang sudah direvitalisasi,” ujar Gibran.

Meski demikian, Wapres meminta kontraktor segera menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang dinilai masih perlu dibenahi. Di antaranya merapikan instalasi kabel yang masih terlihat semrawut serta memastikan seluruh area lantai pasar dibersihkan secara menyeluruh sebelum proses serah terima dilakukan.

Gibran juga berdialog dengan sejumlah perwakilan pedagang. Ia berharap keberadaan pasar baru tersebut dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan menarik lebih banyak pengunjung.

“Selamat ya, pasarnya sudah bagus. Semoga tambah ramai,” kata Gibran kepada para pedagang.

Pasar Induk Banyuwangi berdiri di atas lahan seluas 10.600 meter persegi dengan dua bangunan utama di sisi utara dan selatan. Fasilitas tersebut terdiri atas 397 kios dan 356 los yang dibagi ke dalam tiga zona, yakni pasar basah, pasar kering, dan area kuliner.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pasar tersebut dirancang dengan konsep Pasar Wisata. Penataan pedagang akan dilakukan berdasarkan jenis komoditas yang dijual sehingga memudahkan masyarakat maupun wisatawan mencari kebutuhan sekaligus mendukung aktivitas pariwisata daerah.

Selain menjadi pusat perdagangan, pemerintah daerah juga menargetkan pasar itu dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event yang mendukung perekonomian lokal.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, I Gusti Agung Aris Wibawa, menyatakan pembangunan fisik Pasar Banyuwangi telah mencapai 100 persen. Saat ini pelaksana proyek masih menjalankan masa pemeliharaan dengan melakukan penyempurnaan sesuai arahan yang disampaikan Wakil Presiden saat peninjauan berlangsung.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.