Wali Kota Sorot Banjir dan Hoaks

oleh -133 Dilihat
oleh
Wali Kota Sorot Banjir dan Hoaks
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memanfaatkan momentum safari salat tarawih untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memanfaatkan agenda safari salat tarawih untuk menyampaikan peringatan terbuka kepada warga soal ancaman banjir dan maraknya penyebaran hoaks di media sosial.

Dalam kegiatan di Masjid As Sholichiyah, Kelurahan Kranggan, Senin (2/3/2026), Ika menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di tengah puncak musim hujan. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, periode Februari hingga Maret masuk kategori curah hujan tinggi.

Ia mengingatkan Kota Mojokerto dikelilingi tujuh aliran sungai yang rawan meluap apabila saluran air tersumbat sampah. Kombinasi hujan deras dari wilayah hulu dan buruknya pengelolaan drainase di hilir disebut berpotensi memicu banjir perkotaan.

“Kalau dari hulu terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan di hilir tersumbat sampah, potensi banjir pasti ada. Karena itu kebersihan harus dijaga bersama,” ujarnya di hadapan jemaah.

Selain isu lingkungan, wali kota juga menyoroti derasnya arus informasi digital yang dinilai rawan disusupi kabar bohong. Ia meminta masyarakat melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi, serta memanfaatkan kanal resmi Dinas Kominfo Pemkot Mojokerto untuk klarifikasi.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya aktivitas media sosial selama Ramadan, yang kerap dibarengi beredarnya informasi tak terverifikasi. Pemerintah kota menilai literasi digital menjadi bagian dari ketahanan sosial.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Mojokerto menyerahkan hibah Rp75 juta untuk pembangunan ruang kelas Masjid As Sholichiyah serta membagikan paket takjil berupa susu dan kurma kepada jemaah.

Meski dikemas dalam agenda keagamaan, pesan yang disampaikan menegaskan dua isu krusial perkotaan: risiko banjir akibat persoalan lingkungan dan ancaman disinformasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.