Usut Skandal Bea Cukai Rp91 Miliar, KPK Periksa Kepala Biro SDM Kemenkeu.

oleh -32 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Kepala Biro SDM Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bambang Juli Istanto, pada Rabu (12/8/2026). Bambang dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Selain Bambang, penyidik juga memanggil seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenkeu bernama Ayu Sukorini untuk memberikan keterangan.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Pemeriksaan para saksi ini merupakan langkah KPK dalam mengusut pengembangan kasus dugaan korupsi importasi barang di DJBC Kemenkeu. Saat ini, penyidik telah menerbitkan dua Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru yang membagi penanganan perkara ke dalam dua klaster.
Pengembangan kasus ini didasari atas fakta persidangan yang mengungkap adanya aliran dana suap dari pihak Blueray Cargo senilai Rp91 miliar kepada sejumlah oknum pejabat.

Dua Klaster Penyidikan
– Klaster Pertama : Berfokus pada dugaan penerimaan suap oleh pejabat DJBC. Dalam klaster ini, KPK telah menetapkan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda, sebagai tersangka.
– Klaster Kedua : Berhubungan dengan keterlibatan pihak-pihak lain dalam jejaring Blueray Cargo. Penanganan pada klaster ini masih berada dalam tahap penyidikan umum.

Skandal ini sebelumnya telah menyeret Bos Blueray Cargo Group, John Field, yang divonis 2 tahun penjara dan denda Rp300 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. John terbukti menyuap tiga mantan pejabat Bea Cukai, yakni Rizal Fadillah (Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan), Sisprian Subiaksono (Mantan Kasubdit Intelijen), dan Orlando Hamonangan Sianipar (Mantan Kasi Intelijen Kepabeanan I).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.