TUBAN, Garudasatunews.id – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban mencetak sejarah dengan mengukuhkan tiga guru besar dari bidang kepakaran berbeda dalam satu prosesi akademik.
Tiga profesor yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Imas Cintamulya, M.Si. (Pembelajaran Biologi), Prof. Dr. Marita Ika Joesidawati, S.T., M.Pd., M.Si. (Bioteknologi Kelautan), dan Prof. Dr. Warli, M.Pd. (Pembelajaran Aljabar).
Sidang pengukuhan digelar di Hall Hotel Lynn Tuban dan dihadiri jajaran BPLP PB PGRI Pusat, pengurus PGRI Jawa Timur, PPLP PT PGRI Tuban, unsur Forkopimda, mitra kampus, keluarga guru besar, serta sivitas akademika Unirow.
Prosesi diawali pembacaan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tentang kenaikan jabatan akademik dosen, kemudian dilanjutkan pengukuhan oleh Ketua Senat Unirow, Prof. Dr. Agus Wardhono, M.Pd.
Ketua BPLP PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Supardi Uki Sajiman, M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Dengan tambahan tiga profesor baru, Unirow kini memiliki lima guru besar, memperkuat komitmen kampus dalam pengembangan pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, dan inovasi.
“Ini prestasi, jarang ada perguruan tinggi mampu mengukuhkan tiga guru besar sekaligus,” ujarnya.
Prof. Dr. Warli menyatakan gelar profesor bukan sekadar pencapaian personal, melainkan akumulasi dedikasi dalam riset, pengabdian, dan perjalanan akademik yang panjang. Menurutnya, capaian ini menjadi bagian sejarah penting bagi Unirow sekaligus wujud harapan pendiri yayasan agar kampus mampu melahirkan guru besar.
Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto, menilai kehadiran tiga guru besar baru memiliki peran strategis, terutama dalam mengembangkan potensi daerah seperti sektor kemaritiman, mengingat Tuban memiliki garis pantai lebih dari 60 kilometer yang dapat dikaji melalui riset akademik.
Apresiasi juga datang dari Kepala LLDikti Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., yang menilai keberadaan para profesor akan memperkuat sistem penjaminan mutu perguruan tinggi dan mendorong Unirow menuju tata kelola akademik berstandar internasional berbasis kearifan lokal.
Unirow berharap capaian ini semakin memperluas kerja sama Tridarma perguruan tinggi hingga ke level internasional serta meningkatkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. (Red-Garudasatunews)















