Ular Viper Masuk Rumah, Respons Damkar Disorot

oleh -42 Dilihat
oleh
Ular Viper Masuk Rumah, Respons Damkar Disorot
Tim Damkar Bondowoso evakuasi ular viper hijau di rumah warga kelurahan Badean, Minggu (26/4/2026) petang. (Damkar Bondowoso)
banner 468x60

BONDOWOSO, Garudasatunews.id – Seekor ular viper hijau ditemukan di halaman rumah warga Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso, Minggu (26/4/2026) petang. Kemunculan satwa berbisa tersebut memicu kepanikan pemilik rumah, Sulastri, saat hendak menyalakan lampu teras sekitar pukul 17.40 WIB.

Menurut keterangan warga setempat, ular terlihat melingkar di tanah halaman rumah. Sulastri kemudian meminta bantuan tetangganya, Joko, untuk melaporkan kejadian itu ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bondowoso.

“Bu Sulastri melihat ular itu saat mau menyalakan lampu, lalu saya diminta menghubungi Damkar,” ujar Joko di lokasi.

Petugas Damkar yang menerima laporan langsung menuju lokasi di Jalan Kelurahan Badean RT 32 RW 04. Proses evakuasi berlangsung tanpa kendala, dan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban luka, baik dari pihak warga maupun petugas.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, membenarkan adanya evakuasi tersebut. Ia menyebut penanganan satwa liar menjadi bagian dari layanan rutin Damkar selain penanggulangan kebakaran.

“Laporan kami terima sekitar pukul 17.40 WIB, dan petugas segera kami kirim ke lokasi. Ular viper hijau berhasil dievakuasi dengan aman,” ujarnya.

Meski penanganan berlangsung cepat, kemunculan ular berbisa di kawasan permukiman kembali menyoroti minimnya mitigasi lingkungan dan potensi risiko bagi warga. Hingga kini, belum ada penjelasan rinci terkait sumber kemunculan ular maupun langkah pencegahan jangka panjang di wilayah tersebut.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat tidak melakukan penanganan mandiri saat menemukan hewan berbisa. Warga diminta segera menghubungi layanan darurat Damkar melalui nomor resmi atau petugas lapangan agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan terukur.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk rutin memeriksa lingkungan sekitar rumah, terutama saat musim penghujan, karena kondisi lembap kerap memicu kemunculan ular ke area permukiman untuk mencari mangsa atau tempat berlindung.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.