Turnamen CLS 2026: 60 Tim Tiga Negara

oleh -26 Dilihat
oleh
Turnamen CLS 2026 60 Tim Tiga Negara
Pertandingan basket putra dan putri internasional di GOR CLS Surabaya
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) kembali menjadi sorotan setelah menggelar Turnamen Basket Internasional CLS Surabaya 2026 yang melibatkan sekitar 60 tim dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Kegiatan yang digelar di GOR CLS Surabaya pada 21 Juni–4 Juli 2026 ini merupakan rangkaian peringatan 80 tahun berdirinya Yayasan Cahaya Lestari Surabaya, sekaligus menjadi indikator serius dalam penguatan sistem pembinaan atlet muda bola basket di kawasan regional.

Agenda yang diklaim sebagai turnamen pembinaan tersebut menempatkan kompetisi usia dini sebagai fokus utama, dengan keterlibatan klub dari tiga negara yang dinilai dapat meningkatkan standar pertandingan. Namun, di balik klaim pengembangan atlet, kehadiran peserta asing juga membuka ruang evaluasi terhadap sejauh mana efektivitas pola pembinaan yang selama ini diterapkan di level klub lokal.

Ketua Umum Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS), Ming Soedarmono, menyebut turnamen ini memang rutin digelar setiap tahun, namun skala penyelenggaraan tahun ini diperbesar seiring momentum delapan dekade perjalanan CLS. Ia menegaskan, perluasan partisipasi klub luar negeri menjadi bagian dari strategi penguatan kualitas kompetisi.

“Malaysia dan Singapura kami pilih karena faktor kedekatan wilayah. Sebenarnya ada undangan untuk Filipina, Mongolia, hingga Australia, tetapi belum bisa hadir tahun ini,” ujarnya.

Dari sisi pembinaan, pihak penyelenggara menilai pertandingan lintas negara menjadi alat ukur untuk melihat kesiapan teknis dan mental atlet muda. Kompetisi ini juga menjadi bahan evaluasi internal bagi klub-klub peserta, khususnya dalam mengukur kualitas latihan dibanding standar regional.

Turnamen ini mempertandingkan kategori KU-12, KU-14, dan KU-16 untuk putra dan putri, serta KU-25 khusus putra, dengan masing-masing kelompok usia diisi oleh delapan tim putra dan enam tim putri. Total partisipasi mencapai sekitar 60 tim yang dibagi dalam dua tahap pelaksanaan kompetisi.

Penyelenggaraan turnamen internasional ini kini menjadi perhatian publik olahraga, mengingat meningkatnya intensitas kompetisi usia muda di tingkat regional yang secara tidak langsung menjadi indikator kesiapan Indonesia dalam membangun ekosistem basket berkelanjutan di level internasional.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.