Tujuh Jabatan Eselon II Pemprov Jatim Kosong

oleh -295 Dilihat
Tujuh Jabatan Eselon II Pemprov Jatim Kosong
Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih menyisakan tujuh jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang kosong usai rotasi pejabat yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Dalam rotasi tersebut, tujuh pejabat dilantik ke posisi baru, yakni M. Yasin sebagai Kepala BPKAD Jatim, Nurkholis sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dydik Rudy Prasetya sebagai Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Imam Hidayat sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesra, serta Sufi Agustini sebagai Kepala DP3AK Jatim. Selain itu, Tri Wahyu Liswati dilantik sebagai Kepala Bakorwil Bojonegoro dan Agung Subagyo sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim.

Namun, pelantikan tersebut meninggalkan tujuh posisi strategis yang belum terisi, yakni dua jabatan Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas PU Sumber Daya Air, Kepala Bappeda, Asisten III Administrasi Umum Setdaprov Jatim, serta Kepala Bakorwil Pamekasan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Indah Wahyuni, menyatakan pengisian jabatan kosong tersebut masih menunggu perkembangan selanjutnya. Opsi yang disiapkan antara lain melalui uji kompetensi atau seleksi terbuka dengan pembentukan panitia seleksi.

“Bisa melalui uji kompetensi atau open bidding. Jika seleksi terbuka, kandidat diambil dari pejabat eselon III dengan tetap memperhatikan manajemen talenta,” ujar Indah, Senin (2/2/2026).

Sambil menunggu pengisian definitif, Gubernur Khofifah telah menunjuk sejumlah pelaksana tugas (Plt). Heru Suseno ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Perkebunan, Sufi Agustini merangkap Plt Kepala Bakorwil Pamekasan, dan M. Yasin sebagai Plt Kepala Bappeda Jatim.

Selanjutnya, I Nyoman Gunadi ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas PU SDA Jatim, serta KH Akhmad Jazuli sebagai Plt Asisten III Administrasi Umum Setdaprov Jatim.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah menegaskan rotasi pejabat kali ini menjadi yang pertama di lingkungan Pemprov Jatim yang menggunakan pendekatan Talent DNA, dipadukan dengan merit system dan uji kompetensi.

“Mapping Talent DNA yang kami gunakan diharapkan membuat pejabat yang dilantik dapat bekerja lebih maksimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” tegas Khofifah.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.