Truk Mi Instan Terbakar di Pungging

oleh -39 Dilihat
oleh
Truk Mi Instan Terbakar di Pungging
Truk bermuatan mi instan terbakar, penyebab masih diselidiki.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Sebuah truk boks bernomor polisi AB 8756 CT yang mengangkut ribuan karton mi instan cup terbakar di Jalan Raya Pungging–Trawas, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/6/2026) petang. Insiden tersebut menghanguskan seluruh muatan sebanyak 1.221 karton mi instan cup yang berada di dalam kendaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.58 WIB tepat di depan SMKN 1 Pungging. Saat kejadian, truk diketahui sedang melakukan perjalanan distribusi barang dari Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menuju Bali.

Pengemudi truk, Azril Maulana, dilaporkan pertama kali mengetahui adanya kobaran api yang muncul dari bagian belakang kendaraan. Menyadari kondisi tersebut, pengemudi segera menghentikan laju truk di kawasan simpang empat depan SMKN 1 Pungging untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Setelah menghentikan kendaraan, pengemudi meminta bantuan kepada petugas Pemadam Kebakaran (PMK) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto guna melakukan penanganan darurat.

Anggota Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Vicky Lutfianto, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan kebakaran dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

“Kami menerima laporan adanya kebakaran truk boks di Jalan Raya Pungging–Trawas, Desa Lebaksono. Setelah laporan diterima, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Menurut Vicky, proses pemadaman dan pembasahan berlangsung relatif cepat sehingga kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan maupun area lain di sekitar lokasi kejadian.

“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, seluruh muatan berupa 1.221 karton mi instan cup terbakar dan kendaraan mengalami kerusakan akibat kebakaran. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” katanya.

Selain petugas pemadam kebakaran, proses penanganan di lokasi juga melibatkan personel kepolisian sektor setempat, Koramil, relawan, dan masyarakat sekitar. Mereka membantu pengamanan area serta mengatur kelancaran arus lalu lintas selama proses pemadaman berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api dan faktor yang menyebabkan terjadinya insiden tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam tahap pendataan dan perhitungan oleh instansi berwenang.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.