Truk Isuzu Diduga Picu Tabrakan Beruntun di Jombang

oleh -42 Dilihat
oleh
Truk Isuzu Diduga Picu Tabrakan Beruntun di Jombang
Truk Isuzu Diduga Picu Tabrakan Beruntun di Jombang
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan truk Isuzu, mobil Elf, dan truk tronton terjadi di Jalan Raya Dusun Ngemplak, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu malam (5/8/2026). Insiden tersebut mengakibatkan sopir mobil Elf terjepit di ruang kemudi setelah kendaraan yang dikemudikannya terdorong dari belakang hingga menghantam truk tronton di depannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan terjadi saat arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Jombang dalam kondisi ramai. Mobil Elf yang berada di tengah rangkaian kendaraan diduga sedang melakukan pengereman karena truk tronton di depannya berhenti. Namun, dari arah belakang, truk Isuzu yang mengangkut sekitar 9 ton pakan burung diduga tidak mampu menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang mobil Elf.

Benturan keras menyebabkan mobil Elf terdorong ke depan dan menghantam bagian belakang truk tronton. Akibatnya, bagian depan kendaraan Elf mengalami kerusakan cukup parah hingga sopir terjebak di dalam kabin.

Sopir Elf diketahui bernama Supariono (37), warga Desa Gempolegundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Korban berhasil dievakuasi oleh warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi kejadian setelah sempat terjepit kemudi kendaraan. Meski mengalami luka-luka, korban dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Data awal yang diperoleh menyebutkan, truk Isuzu dikemudikan oleh Yudi Setiawan (31), warga Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Kendaraan tersebut melaju dari Surabaya menuju Solo dengan membawa muatan pakan burung.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, dugaan sementara mengarah pada faktor kurangnya jarak aman antara kendaraan. Namun demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan dan analisis lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Salah satu penumpang mobil Elf, Hari Suroyo (49), mengungkapkan bahwa kendaraan yang ditumpanginya membawa enam orang, termasuk sopir. Mereka sedang dalam perjalanan pulang menuju Kecamatan Gudo setelah mengantar anaknya kuliah di Surabaya.

“Dari belakang ditabrak truk Isuzu, sehingga Elf terdorong dan menabrak tronton di depan. Bodi depan Elf ringsek dan sopir sempat terjepit. Beruntung berhasil dievakuasi,” ujar Hari saat berada di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di jalur Surabaya–Jombang. Kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena sebagian badan jalan digunakan untuk proses evakuasi korban dan penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Petugas Satlantas Polres Jombang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mendokumentasikan posisi kendaraan guna memastikan rangkaian peristiwa secara objektif. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh terkait faktor penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian pengemudi maupun faktor teknis kendaraan.

Mobil Elf dan truk Isuzu yang mengalami kerusakan kemudian diamankan sebagai bagian dari proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara truk tronton yang terlibat dalam rangkaian tabrakan dilaporkan melanjutkan perjalanan setelah proses awal penanganan di lokasi selesai dilakukan. Adapun lima penumpang mobil Elf dipindahkan ke kendaraan lain untuk meneruskan perjalanan mereka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh keterangan saksi dan barang bukti yang ada.

“Penyebab pasti kecelakaan masih kita selidiki,” kata Ipda Nurul Iman.

Kasus kecelakaan ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya penerapan disiplin berkendara, terutama menjaga jarak aman antar kendaraan di jalur padat dan arteri nasional. Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.