JAKARTA, Garudasatunews.id – Markas Besar (Mabes) TNI mematangkan rencana pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 dengan menggelar rapat koordinasi Initial Site Survey (ISS) dan Initial Planning Conference (IPC).
Rapat koordinasi dilaksanakan secara daring dan dipimpin Perwira Bantu (Paban) VIII/Latma Biro Latihan Staf Operasi TNI Kolonel Arm Edwin Habel dari Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026).
Dalam rapat tersebut disepakati ISS akan digelar pada 2–6 Februari 2026, sedangkan IPC dilaksanakan pada 9–13 Februari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama dua pekan.
“Kegiatan ISS dan IPC dibagi dalam tiga wilayah, yakni Baturaja, Palembang–Lampung, serta Jakarta–Bandung,” demikian keterangan resmi Penerangan Humas Sesko TNI, dikutip Senin (2/2/2026).
Untuk wilayah Jakarta–Bandung, survei difokuskan pada Markas Kodiklat TNI dan Sesko TNI. Di Sesko TNI, survei meliputi kesiapan 18 ruang kelas, ruang belajar besar, serta mess siswa sebagai fasilitas pendukung latihan.
ISS di Sesko TNI dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan latihan gabungan internasional tersebut.
Super Garuda Shield merupakan latihan militer multinasional terbesar di kawasan Indo-Pasifik yang digagas Indonesia dan Amerika Serikat. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, latihan ini diikuti 6.501 personel militer dari 13 negara.(Red-Garudasatunews)














