TNI AU Jalankan Operasi Jembatan Udara 1980

oleh -276 Dilihat
TNI AU Jalankan Operasi Jembatan Udara 1980
Operasi Jembatan Udara pada 31 Januari 1980. (Foto: Dok. Dinas Sejarah TNI AU)
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – TNI Angkatan Udara menjalankan Operasi Jembatan Udara pada 31 Januari 1980 untuk menjaga mobilitas masyarakat saat Krisis Garuda melumpuhkan penerbangan domestik.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi Dinas Sejarah TNI AU, @sejarah_tniau, Minggu (1/2/2026). Dalam krisis tersebut, lonjakan penumpang tidak tertampung oleh maskapai sipil akibat keterbatasan armada.

Pemerintah kemudian menugaskan TNI AU mengoperasikan delapan pesawat, terdiri atas empat Fokker F-27 Skadron Udara 2 dan empat C-130 Hercules Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma. Meski menggunakan pesawat militer, seluruh penerbangan mengikuti aturan sipil dengan registrasi PK.

Seluruh armada tiba di Bandara Kemayoran pada 31 Januari 1980 dan langsung melayani rute ke sejumlah kota di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Operasi berlangsung selama lima hari dan dipantau langsung oleh KSAU saat itu, Marsekal TNI Ashadi Tjahjadi, dari Halim Perdanakusuma dan Kemayoran.

Selama operasi, TNI AU melaksanakan 34 penerbangan ke berbagai daerah, termasuk Ujung Pandang, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Bangka, Semarang, Pontianak, dan Tanjungkarang.

Total jam terbang mencapai 165 jam 30 menit dengan jumlah penumpang 2.720 orang dan kargo 89.147 kilogram. Operasi ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena memastikan konektivitas udara tetap berjalan di tengah krisis penerbangan sipil. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.