
SUMENEP, Garudasatunews.id — Pembangunan Jembatan Galuguran di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menunjukkan perkembangan signifikan. Infrastruktur ini merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026 yang diusung oleh Kodim 0827/Sumenep.
Pada Rabu (30/9/2026), personel Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, bergotong royong bersama warga setempat melanjutkan pengerjaan fisik. Fokus kegiatan kali ini meliputi pengurukan tanah di area bibir jembatan serta pengecatan struktur sisi kanan dan kiri.
Pengurukan tanah bertujuan merapikan sekaligus memperkuat landasan di sekitar bibir jembatan agar lebih kokoh saat dilintasi. Sementara itu, pengecatan dilakukan untuk memberikan perlindungan ekstra pada konstruksi sekaligus meningkatkan estetika jembatan.
Sertu Dadang Sulistyo menjelaskan bahwa seluruh tahapan pengerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan partisipasi aktif masyarakat.
”Kami fokus menyelesaikan bagian yang masih perlu dirapikan. Bibir jembatan diuruk supaya akses di sekitar jembatan lebih kokoh dan nyaman saat digunakan warga,” ujar Sertu Dadang di lokasi pengerjaan.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat bukan sekadar mempercepat penyelesaian target fisik, melainkan juga menumbuhkan rasa memiliki sehingga warga turut merawat fasilitas publik tersebut secara berkelanjutan.
”Yang kami kejar bukan hanya jembatannya selesai, tetapi setelah selesai benar-benar bisa dipakai dan dirasakan manfaatnya oleh warga. Karena ini akses mereka sehari-hari,” tegasnya.
Jembatan Galuguran menjadi salah satu sasaran vital pembangunan infrastruktur program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di wilayah Kodim 0827/Sumenep. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat menunjang kelancaran mobilitas harian serta mengakselerasi aktivitas perekonomian masyarakat setempat. (Pendim 0827/Sumenep)











