
BONDOWOSO, Garudasatunews.id – Tiga calon jamaah haji asal Kabupaten Bondowoso dipastikan tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci setelah dua jamaah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bondowoso, Astono, mengungkapkan tiga jamaah yang belum dapat diberangkatkan yakni Nawawi Syamsul Arifin (87), Abdul Manaf (69), dan Burya Muhammad.
Menurut Astono, dua jamaah atas nama Nawawi Syamsul Arifin dan Abdul Manaf terpaksa ditunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan yang menurun sehingga harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Haji.
“Dua jamaah tidak bisa berangkat karena sakit sehingga harus dirawat di rumah sakit haji, yakni Nawawi dan Abdul Manaf,” ujar Astono, Rabu (13/5/2026) malam.
Sementara itu, Burya Muhammad juga belum dapat diberangkatkan karena memilih mendampingi suaminya, Abdul Manaf, yang saat ini masih menjalani perawatan.
Ketiga jamaah tersebut diketahui tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 86. Hingga kini, pihak Kementerian Haji dan Umrah Bondowoso masih menunggu perkembangan kondisi kesehatan kedua jamaah yang sakit sebelum menetapkan jadwal keberangkatan susulan.
Di tengah penundaan tersebut, Astono memastikan seluruh jamaah haji asal Bondowoso yang tergabung dalam kloter 85 dalam kondisi siap berangkat tanpa kendala kesehatan.
“Kloter 85 yang berisi 197 jamaah semuanya siap berangkat saat ini,” pungkasnya.
(Red-Garudasatunews)













