Tiga Atlet Tuban Berprestasi, Kendala Dana Terungkap

oleh -25 Dilihat
oleh
Tiga Atlet Tuban Berprestasi, Kendala Dana Terungkap
Pertandingan Jujitsu atlet asal Kabupaten Tuban yang meraih prestasi di ajang Piala Walikota Surabaya.
banner 468x60

TUBAN, Garudasatunews.id — Tiga atlet jujitsu asal Kabupaten Tuban meraih posisi juara dua dalam ajang Piala Walikota Surabaya yang digelar pada 17–19 April 2026. Meski mencatat prestasi, keterbatasan anggaran justru menjadi sorotan dalam pengiriman atlet ke kejuaraan tersebut.

Ketua Jujitsu Tuban, Sugiwarso, mengungkapkan bahwa tiga atlet yang dikirim seluruhnya berhasil naik podium. Mereka adalah Savira Dwi Mulyawati di kelas -63 kilogram putri Fighting, Wisnu Aji Permana Kusuma di kelas -69 kilogram putra Fighting, serta Finistyo Hutomo Nugroho di kelas -62 kilogram putra Fighting.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR Hasta Brata, Universitas Adi Buana Surabaya itu diikuti sekitar 450 atlet dari berbagai daerah, baik dari Jawa Timur maupun luar provinsi. Seluruh atlet Tuban turun di nomor Fighting System dan mampu bersaing hingga babak final.

Namun di balik capaian tersebut, Sugiwarso mengakui adanya kendala serius dalam hal pembiayaan. Ia menyebut pihaknya sebenarnya berencana mengirim lebih banyak atlet, tetapi harus membatasi jumlah peserta karena keterbatasan dana.

Pernyataan ini memunculkan pertanyaan terkait dukungan pembinaan olahraga di daerah, khususnya terhadap cabang jujitsu. Minimnya anggaran dinilai berpotensi menghambat pengembangan atlet berprestasi yang seharusnya dapat tampil lebih luas di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, belum terlihat adanya kejelasan mengenai skema pendanaan atau intervensi dari pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan pembinaan atlet. Kondisi ini berbanding terbalik dengan potensi prestasi yang ditunjukkan para atlet muda Tuban.

Kejuaraan sendiri terbagi dalam dua kategori, yakni kelas festival untuk usia di bawah 16 tahun dan kelas kompetisi untuk usia 18 hingga 24 tahun. Sementara itu, disiplin yang dipertandingkan meliputi Fighting System dan Newaza System.

Pihak Jujitsu Tuban berharap ke depan dapat mengirim lebih banyak atlet dan meningkatkan jam terbang di ajang yang lebih besar. Namun, tanpa dukungan anggaran yang memadai, peluang pengembangan prestasi dinilai akan tetap terbatas. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.