
BANGKALAN, Garudasatunews.id — Aksi teror pembakaran sepeda motor oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) menimpa Devita Ariani, calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bangkalan. Sepeda motor matik jenis Honda Scoopy milik warga Kampung Bungsang, Kelurahan Mlajah, tersebut ditemukan ludes terbakar hingga tersisa kerangka di lahan kosong samping rumahnya.
Peristiwa ini baru disadari korban pada pagi hari, Senin (7/9/2026). Korban semula menduga kendaraannya hilang dicuri lantaran tak lagi berada di garasi depan. Namun, saat menyisir area lahan persawahan terbuka di sisi selatan rumah, ia terkejut menemukan sepeda motornya sudah hangus. Pelaku diduga kuat melancarkan aksinya pada dini hari tanpa memicu kecurigaan warga sekitar.
“Awalnya saya kira diambil maling. Begitu saya periksa ke samping rumah yang lahannya terbuka, ternyata motor ada di sana tapi tinggal kerangka. Baunya bahkan sudah hilang,” ungkap Devita saat memberikan keterangan.
Aksi pembakaran ini dinilai janggal. Meski terdapat kendaraan lain di garasi seperti satu unit mobil, sepeda motor milik ibunya, serta satu unit sepeda pancal pelaku hanya menyeret motor matik milik Devita keluar untuk dibakar di lahan kosong. Uniknya, pelaku justru membawa kabur satu unit sepeda pancal merek Polygon milik keluarga korban.
Devita mengaku tidak memiliki musuh maupun perselisihan dengan pihak mana pun, sehingga belum bisa menduga motif di balik aksi pembakaran misterius ini.
Menerima laporan kejadian tersebut, Tim Satreskrim Polres Bangkalan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan barang bukti. Saat ini, kasus teror pembakaran motor tersebut tengah dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian. (Red-Garudasatunews)















