Tembus Pasar Pabrik Rokok, Pengiriman Perdana Langsung ke Djarum

oleh -59 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id — Langkah besar demi kesejahteraan petani tembakau mulai terwujud. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep resmi membuka jalur pemasaran hasil panen tembakau varietas unggulan lokal Prancak 95. Pengiriman perdana pun dilakukan pada Kamis (20/8/2026), dengan tujuan langsung ke pabrik rokok ternama, Djarum, di Kabupaten Pamekasan.

Upaya ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan para petani untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas tembakau asli Sumenep. Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid yang akrab disapa Inung menyebut momen ini sangat berarti, terutama bagi petani yang membudidayakan varietas Prancak 95.

“Alhamdulillah, siang hari ini kami dari DKPP Kabupaten Sumenep mewakili Bapak Bupati telah memberangkatkan penjualan perdana hasil panen tembakau varietas lokal Prancak 95,” ungkap Kadis Inung di lokasi pemberangkatan, Kamis kemarin.

Prancak 95 sendiri bukan varietas sembarangan. Tembakau ini telah lama dikenal masyarakat dan menjadi salah satu komoditas andalan petani di Sumenep. Kini, berkat inisiatif Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Sumenep bersama para petani, jalur pemasaran langsung ke perusahaan pembeli pun berhasil dibuka.

Kadis Inung berharap kerja sama ini terus berlanjut dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani. “Semoga yang diinisiasi APTI Petani Tembakau Kabupaten Sumenep semakin maju dan semakin sejahtera, dengan harga meningkat serta kualitas sesuai harapan pasar,” harapnya.

Pada pengiriman pertama ini, sebanyak tiga unit mobil pikap mengangkut sekitar 3,5 ton tembakau Prancak 95 menuju pabrik mitra di Pamekasan. Tak berhenti di situ, dua unit mobil pikap dari Kecamatan Guluk-Guluk juga telah disiapkan untuk mendukung gelombang pengiriman berikutnya. Volume pengiriman selanjutnya dipastikan akan lebih besar, dengan pengiriman lanjutan dijadwalkan kembali pada Minggu mendatang.

“Insyaallah, hari Minggu akan diberangkatkan lagi dengan jumlah kuantitas yang lebih besar,” ujar Kadis Inung dengan optimis.

Pemerintah daerah melalui DKPP Sumenep berkomitmen untuk terus mendorong pemasaran tembakau Prancak 95 melalui sejumlah mitra pabrik yang selama ini menjadi tujuan penyerapan varietas tersebut. Keberadaan akses pasar yang berkelanjutan dinilai sangat penting untuk memperkuat posisi tawar petani sekaligus menjaga agar hasil produksi tembakau lokal dapat terserap secara optimal.

Kadis Inung juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada APTI dan seluruh petani yang telah berinisiatif membuka jalur pemasaran langsung melalui kerja sama dengan perusahaan pembeli tembakau. “Terima kasih kepada Mas Yakin yang telah berinisiatif. Semoga ke depan para petani yang tergabung dalam APTI Kabupaten Sumenep semakin sejahtera,” tuturnya.

Kemitraan ini diharapkan tak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga mendorong mereka untuk terus menjaga mutu dan kualitas tembakau agar semakin sesuai dengan kebutuhan pasar nasional. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.