Target Bebas Impor Garam 2027 : KKP Kucurkan Rp.7,9 Miliar untuk Sentra Garam Pamekasan.

oleh -22 Dilihat
oleh
banner 468x60

PAMEKASAN, Garudasatunews.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi membangun sentra garam berbasis masyarakat di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Langkah strategis ini diambil guna mendongkrak produksi garam nasional sekaligus menekan ketergantungan impor demi mencapai target swasembada garam pada tahun 2027.

 

 

​Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata, mengungkapkan bahwa proyek yang berpusat di Desa Majungan ini sedang dalam tahap pengerjaan.

​”Pembangunan saat ini masih berjalan, dan pemantauan substansi telah dilakukan langsung oleh kementerian terkait,” ujar Fata, Senin (29/6).

 

 

​Strategi dan Alokasi Anggaran :

​Proyek ambisius ini didanai oleh pemerintah pusat dengan alokasi anggaran sebesar Rp7,9 miliar. Dana tersebut akan difokuskan pada penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas produksi, hingga transformasi industri garam rakyat.

 

 

​Sesuai mandat Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025, pemerintah berkomitmen menghentikan ketergantungan impor secara bertahap, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun sektor industri spesifik.

​”Pemerintah akan membangun pabrik pengolahan garam berteknologi tinggi serta memperkuat tambak garam milik masyarakat. Garam hasil produksi petambak lokal nantinya diolah kembali agar mampu memenuhi standar kualitas industri,” tambah Fata.

 

 

​Madura Sebagai Penopang Nasional :

​Pulau Madura, khususnya Pamekasan bersama Sumenep dan Sampang, kembali dikukuhkan sebagai pilar utama swasembada garam nasional. Saat ini, Pamekasan memiliki potensi lahan tambak aktif seluas 913,5 hektare yang tersebar di tiga wilayah utama :

– ​Kecamatan Galis : Luas lahan 458,6 hektare (Desa Lembung, Polagan, Konang, dan Pandan). Desa Lembung tercatat sebagai pemilik tambak terluas (245 hektare).

– ​Kecamatan Pademawu : Luas lahan 445,4 hektare (meliputi 8 desa, termasuk Desa Majungan sebagai pusat sentra baru).

– ​Kecamatan Tlanakan : Luas lahan 9,6 hektare (Desa Tlesah, Tlanakan, dan Branta Tinggi).

 

 

​Saat ini, total produksi garam di Pamekasan berada di kisaran 130.000 ton. Pemerintah daerah optimistis angka tersebut akan melonjak signifikan begitu sentra garam berteknologi tinggi di Desa Majungan resmi beroperasi.(red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.