Tambal Ban dan Penjual Bensin Terbakar

oleh -62 Dilihat
oleh
Tambal Ban dan Penjual Bensin Terbakar
petugas damkar gabungan berjibaku memadamkan api yang menghanguskan rumah dan usaha tambal ban di Gresik
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai usaha tambal ban dan penjualan bensin eceran di Jalan Raya Roomo 221, Kabupaten Gresik, dilalap kebakaran hebat pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 07.40 WIB. Insiden tersebut menyebabkan pemilik rumah mengalami luka melepuh dan sejumlah kendaraan hangus terbakar.

Kebakaran diduga dipicu percikan api saat pemilik rumah, Sunarto, melakukan perbaikan instalasi listrik di dalam rumah. Setelah proses perbaikan selesai, korban menghidupkan kembali meteran listrik. Namun, sekring listrik diduga memunculkan percikan api yang langsung menyambar peralatan tambal ban di lokasi usaha.

Api dengan cepat membesar setelah mengenai sekitar 50 liter bensin eceran yang disimpan dalam 20 botol di dalam rumah. Kobaran api disertai asap hitam pekat langsung merembet ke hampir seluruh bangunan hanya dalam waktu singkat.

Selain menghanguskan bagian rumah, kebakaran juga meludeskan sejumlah aset berharga milik korban, di antaranya dua unit mobil Toyota Kijang, satu unit mobil pick up, serta sebuah kompresor angin yang berada di bagian depan rumah.

Saat berupaya memeriksa kondisi di dalam rumah, Sunarto justru terkena kobaran api hingga mengalami luka melepuh pada bagian kaki. Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui anak perempuan korban yang baru pulang dari pasar. Mengetahui rumah keluarganya terbakar, ia segera meminta pertolongan dengan menghubungi layanan darurat 112 Kabupaten Gresik.

Laporan itu kemudian diteruskan ke Posko Damkar Kota Gresik. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa armada pemadam dan perlengkapan penanganan kebakaran.

Petugas piket Damkar Gresik, Faical Irhansyah, mengungkapkan sebanyak delapan personel diterjunkan dalam proses pemadaman.

“Ada delapan personel yang dikerahkan untuk memadamkan api plus mobil damkar dan satu unit mobil suplai air,” ujar Faical, Sabtu (23/5/2026).

Proses pemadaman turut dibantu dua unit mobil pemadam milik Petrokimia Gresik dan satu unit mobil damkar dari PT Smelting. Petugas sempat mengalami hambatan karena kondisi ruangan rumah yang sempit serta banyaknya material mudah terbakar di lokasi kejadian.

Setelah berjibaku lebih dari dua jam melakukan pemadaman dan pembasahan, api akhirnya berhasil dikendalikan hingga dipastikan tidak ada lagi titik api tersisa. Usai memastikan situasi aman, petugas melakukan pendataan di lokasi sebelum kembali ke posko.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.