Tak Terima Ibunya Didekati Lansia, Pria di Sampang Ajak Sepupu Carok Pakai Celurit

oleh -27 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

​SAMPANG, Garudasatunews.id — Dipicu dendam pribadi terkait dugaan hubungan asmara terlarang, aksi pertikaian berdarah (carok) melibatkan tiga pria pecah di Dusun Jeblung, Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Sabtu (25/7/2026). Insiden pertumpahan darah ini menyebabkan seluruh pihak yang terlibat mengalami luka parah dan kini harus berhadapan dengan proses hukum.

 

 

​Peristiwa ini bermula dari kekecewaan mendalam RB (51) yang menduga ibunya memiliki hubungan asmara dengan seorang pria lansia setempat berinisial SH (60).

​Aksi penganiayaan berawal saat RB sengaja menabrakkan sepeda motornya ke arah kendaraan SH yang sedang melintas. Insiden tersebut sempat memicu adu mulut hingga perkelahian menggunakan kayu. Meski sempat dilerai oleh warga sekitar, emosi RB belum surut. Ia kemudian mengajak sepupunya, H (44), dan mengambil senjata tajam jenis celurit serta parang untuk mencari SH kembali.

 

​Pertikaian sengit menggunakan senjata tajam akhirnya tak terhindarkan di depan sebuah bengkel motor warga. Akibat insiden ini, SH mengalami luka sabetan serius di bagian kepala belakang dan tangan kanan. Sementara itu, RB dan H juga mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh akibat perlawanan.

 

 

​Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengonfirmasi motif di balik aksi penganiayaan berdarah tersebut.

​”Peristiwa itu dipicu dendam dan sakit hati pelaku karena tidak suka korban (SH) menjalin hubungan asmara dengan ibu kandungnya,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

 

 

​Ketiga pria yang bersimbah darah tersebut langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan terus berjalan bagi para pihak yang terlibat.

 

​”Saat ini, para pelaku beserta berkas penanganannya telah dilimpahkan ke Mapolres Sampang untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas AKP Eko.(adc)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.