Tabrakan Jombang, Satu Tewas Tiga Luka

oleh -80 Dilihat
oleh
Tabrakan Jombang, Satu Tewas Tiga Luka
Petugas Polsek Sumobito saat melakukan olah TKP kecelakaan yang merenggut nyawa, Minggu (15/2/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Minggu (15/2/2026). Satu pengendara sepeda motor tewas di lokasi, sementara tiga remaja lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa itu melibatkan sepeda motor Honda Beat nomor polisi S-5283-NCA yang dikendarai M Yogi Setiawan (22), berboncengan dengan Susilo (22) dan Bagus Alaudin (23), warga Dusun Kepiting, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Maria Ulfa (41), warga Ngaglik, Desa/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Akibat benturan keras, Maria Ulfa meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara tiga pemuda yang berboncengan langsung dievakuasi ke Puskesmas Sumobito untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan kejadian tersebut. “Satu orang meninggal dunia dan tiga luka-luka dalam kecelakaan itu,” ujarnya. Unit Lantas Polsek Sumobito telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Honda Beat melaju dari arah utara ke selatan. Diduga pengendara tidak menjaga jalur dan terlalu melebar ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan, lalu bertabrakan dengan motor korban.

Sejumlah warga juga mencurigai pengendara yang berboncengan tiga orang tersebut dalam pengaruh minuman keras. Warga mengaku mencium aroma alkohol saat memberikan pertolongan pertama. Namun, polisi masih mendalami dugaan tersebut.

Dari sudut pandang keselamatan lalu lintas, peristiwa ini kembali menyoroti bahaya berkendara dengan muatan berlebih serta dugaan pengaruh alkohol. Selain melanggar aturan, kondisi tersebut berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal di jalan raya.

“Kami terus melakukan penyelidikan untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut,” tegas AKP Bagus Tejo.

Polisi mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, tidak berboncengan melebihi kapasitas, dan menghindari konsumsi minuman keras sebelum berkendara demi mencegah korban jiwa berikutnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.