Subsidi Kredit Nol Persen Dipertanyakan

oleh -66 Dilihat
oleh
Subsidi Kredit Nol Persen Dipertanyakan
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat peluncuran program Kredit UMKM Bunga 0 Persen.
banner 468x60

BANGKALAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi meluncurkan program kredit UMKM dengan subsidi bunga 0 persen yang diklaim menjadi program pertama di Jawa Timur. Program tersebut digadang-gadang menjadi solusi memperluas akses pembiayaan sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim menyatakan pemerintah daerah akan menanggung bunga pinjaman agar pelaku UMKM bisa memperoleh akses kredit tanpa beban bunga. Program itu juga diklaim mampu membuka lapangan kerja baru di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

“Kalau targetnya 1.000 UMKM mendapatkan subsidi bunga 0 persen dan masing-masing mempekerjakan satu orang, maka ada sekitar 2.000 tenaga kerja yang bisa terserap,” ujar Lukman saat peluncuran program, Senin (18/05/2026).

Namun demikian, skema teknis program tersebut masih bergantung penuh pada mekanisme perbankan. Seluruh proses verifikasi, penilaian kelayakan debitur hingga persetujuan pinjaman tetap dilakukan pihak bank. Kondisi itu memunculkan pertanyaan terkait sejauh mana kemudahan akses benar-benar dapat dirasakan pelaku UMKM kecil yang selama ini terkendala syarat administrasi dan agunan.

Pemerintah daerah menyebut kuota penerima bergantung pada nominal pinjaman yang diajukan. Jika seluruh penerima mengambil plafon maksimal Rp20 juta, maka jumlah penerima diperkirakan hanya sekitar 600 UMKM. Namun apabila rata-rata pinjaman berada di angka Rp10 juta, penerima diklaim bisa mencapai 1.000 hingga 1.200 pelaku usaha.

Sementara itu, Kepala BPR Jatim Cabang Bangkalan, Irwan Eka Wijaya, mengungkapkan program tersebut merupakan gagasan baru Pemkab Bangkalan dan disebut-sebut menjadi satu-satunya program subsidi bunga 0 persen di Jawa Timur, bahkan diklaim belum ada di daerah lain di Indonesia.

“Ini program baru dari Pak Bupati dan Pemda Bangkalan. UMKM diberikan subsidi bunga 0 persen,” katanya.

Irwan menjelaskan masa pinjaman dibatasi selama satu tahun dengan plafon maksimal Rp20 juta untuk tiap pelaku usaha. Pembatasan nominal dilakukan dengan alasan agar program tidak dimanfaatkan pelaku usaha besar.

Meski membawa embel-embel kredit bunga 0 persen, pihak bank tetap mensyaratkan adanya jaminan dalam proses pengajuan pinjaman. Agunan yang diterima di antaranya berupa BPKB kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor dengan usia maksimal 10 tahun.

Saat ini, sebanyak 10 nasabah telah menerima pinjaman secara simbolis saat peluncuran program. Selain itu, sekitar 50 pengajuan lainnya masih dalam tahap verifikasi pihak perbankan. Dana pengembalian pinjaman nantinya disebut akan digulirkan kembali kepada calon penerima baru.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.