Solar Tumpah dari Truk Terjun, Warga Ramai Mengambil

oleh -342 Dilihat
oleh
Solar Tumpah dari Truk Terjun, Warga Ramai Mengambil
Warga mengambil solar yang keluar dari tangki truk yang mengalami kecelakaan. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kecelakaan truk tangki bermuatan solar di KM 707+400 jalur A Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 06.50 WIB, memicu kerumunan warga yang datang membawa berbagai wadah untuk mengambil bahan bakar yang tumpah dari kendaraan yang terperosok ke sungai.

Truk tangki bernomor polisi L 8273 NH dilaporkan menabrak beton pembatas (barrier) di median jalan sebelum akhirnya keluar jalur dan jatuh ke aliran sungai di sisi tol. Posisi kendaraan menggantung dengan bagian kepala berada di dasar sungai, sementara bagian belakang masih tertahan di atas badan jalan.

Benturan keras diduga menyebabkan tangki belakang bocor setelah tersayat benda tajam, sehingga solar di dalamnya keluar dan mengalir ke sekitar lokasi kejadian. Kebocoran itu tidak hanya mencemari area sekitar, tetapi juga mengundang warga mendatangi lokasi untuk mengambil solar yang tercecer.

Relawan setempat, Zaenal Abidin, menyebut warga berdatangan membawa jeriken hingga galon untuk menampung solar yang keluar dari tangki.
“Solar tumpah karena tangki bocor. Warga sekitar mengambil yang keluar itu, ada yang pakai galon. Mulai bapak-bapak, ibu-ibu sampai anak-anak juga ikut mengambil,” ujarnya.

Akses menuju lokasi melalui jalur alternatif persawahan dari Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, menuju Pagerluyung yang hanya dapat dilintasi kendaraan kecil, membuat area tersebut sulit diawasi secara cepat saat kejadian berlangsung. Warga yang tinggal paling dekat dengan titik kecelakaan disebut memperoleh solar lebih banyak dibanding lainnya.

Selain diambil warga, sebagian solar mengalir ke badan jalan dan menimbulkan risiko licin bagi kendaraan yang melintas. Warga sempat berupaya membersihkan tumpahan secara manual untuk mencegah kecelakaan lanjutan. Diperkirakan sekitar 25 persen muatan tangki keluar akibat kebocoran tersebut.

Hingga kini proses evakuasi truk masih tertunda karena menunggu mobil derek berkapasitas besar. Petugas bersama relawan tetap berjaga untuk mengamankan lokasi serta mengantisipasi potensi bahaya, termasuk risiko kebakaran dan pencemaran lingkungan akibat sisa bahan bakar yang belum tertangani. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.