Siloam Surabaya Gelar Simposium Ortopedi untuk Lansia

oleh -31 Dilihat
oleh
Siloam Surabaya Gelar Simposium Ortopedi untuk Lansia
Siloam Surabaya Gelar Simposium Ortopedi untuk Lansia
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Siloam Hospitals Surabaya menggelar simposium Siloam Orthopaedic Medical Rehabilitation pada Sabtu (31/10/2026) di Shangri-La Hotel Surabaya. Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat kolaborasi antara layanan ortopedi dan rehabilitasi medik, khususnya dalam menangani risiko jatuh serta gangguan mobilitas pada kelompok lanjut usia (lansia).

Simposium tersebut mengangkat tema “Optimizing Mobility and Function in Older Adults: An Integrated Orthopaedic and Rehabilitation Approach.” Forum ilmiah ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis, memperluas pertukaran pengetahuan, sekaligus mendorong pendekatan pelayanan kesehatan lansia yang lebih terintegrasi.

Urgensi kegiatan tersebut berkaitan dengan tingginya risiko kecelakaan jatuh pada kelompok lanjut usia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, satu dari empat lansia mengalami kejadian jatuh setiap tahun.

Risiko tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan kesehatan ringan. Jatuh pada lansia berpotensi mengakibatkan cedera serius hingga patah tulang, yang selanjutnya dapat mengganggu kemampuan bergerak, mengurangi kemandirian, serta menurunkan kualitas hidup.

Kolaborasi Ortopedi dan Rehabilitasi Medik

Penanganan gangguan mobilitas pada lansia membutuhkan pendekatan lintas disiplin. Layanan ortopedi berperan dalam menangani permasalahan tulang dan sistem gerak, sedangkan rehabilitasi medik membantu memulihkan fungsi fisik serta kemampuan pasien menjalankan aktivitas sehari-hari.

Melalui simposium ini, Siloam Hospitals Surabaya berupaya mempertemukan perspektif keilmuan kedua bidang tersebut agar penanganan pasien lanjut usia dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi ilmiah bagi tenaga kesehatan untuk memperbarui pengetahuan mengenai strategi optimalisasi mobilitas dan fungsi fisik pasien geriatri.

Peningkatan Kompetensi Tenaga Medis Jadi Perhatian

Hospital Director Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria Magdalena Padmidewi, Sp.PK, menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi tenaga medis dan kolaborasi lintas disiplin dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan.

“Pengembangan kompetensi tenaga medis dan kolaborasi lintas disiplin merupakan bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan rumah sakit,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas dan teknologi medis, tetapi juga membutuhkan kapasitas sumber daya manusia serta koordinasi antarbidang pelayanan.

Tantangan Pencegahan Risiko Jatuh pada Lansia

Tingginya risiko jatuh pada kelompok lanjut usia menjadi perhatian penting bagi fasilitas pelayanan kesehatan. Penanganan setelah pasien mengalami cedera perlu diimbangi dengan upaya pencegahan, deteksi risiko, serta pemulihan fungsi tubuh.

Karena itu, pendekatan ortopedi dan rehabilitasi medik diharapkan dapat mendukung pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan cedera, tetapi juga mempertahankan kemampuan bergerak dan kemandirian pasien.

Simposium ini menjadi salah satu upaya Siloam Hospitals Surabaya dalam memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan lansia melalui pengembangan pengetahuan dan kolaborasi profesional.

Meski demikian, keberhasilan peningkatan kualitas hidup lansia pada akhirnya membutuhkan penerapan pengetahuan medis secara konsisten dalam pelayanan pasien, termasuk kesinambungan penanganan dan perhatian terhadap pencegahan risiko jatuh.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.