Siloam Kantongi Rp12,8 Triliun, Ekspansi Terus Berjalan

oleh -62 Dilihat
oleh
Siloam Kantongi Rp12,8 Triliun, Ekspansi Terus Berjalan
RUPS Siloam
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – PT Siloam International Hospitals Tbk mencatat pertumbuhan kinerja sepanjang tahun buku 2025 dengan total pendapatan mencapai Rp12,8 triliun atau naik 5,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan EBITDA sebesar Rp2,8 triliun serta laba bersih mencapai Rp1,1 triliun.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar di Tangerang. Seluruh agenda rapat disetujui pemegang saham, termasuk arah strategi pengembangan bisnis jangka panjang perusahaan di sektor layanan kesehatan nasional.

Presiden Direktur David Utama menyebut pertumbuhan kinerja perusahaan ditopang implementasi strategi Next Gen Siloam (NGS) yang difokuskan pada penguatan layanan klinis serta efisiensi operasional di seluruh jaringan rumah sakit.

“Kami dengan bangga melaporkan kinerja operasional dan keuangan yang kuat selama periode ini, didorong oleh implementasi strategi archetype, yang memungkinkan penyelarasan lebih kuat antara kemampuan klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional di seluruh jaringan kami,” ujar David dalam keterangan resminya, Selasa (12/5/2026).

Selain mencatat pertumbuhan finansial, Siloam juga memperluas jaringan dan layanan kesehatan melalui operasional Siloam Hospitals Surabaya Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC). Perusahaan turut melakukan soft launching perluasan Siloam Hospitals Makassar serta menghadirkan teknologi CT-LINAC terintegrasi pertama di Asia Tenggara untuk terapi kanker presisi.

Menurut David, langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi besar perusahaan untuk memperluas akses layanan kesehatan modern bagi masyarakat Indonesia.

“Ini menandai awal dari transformasi yang lebih luas, sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi dan mudah dijangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Dalam keputusan RUPST, pemegang saham juga menyetujui laba bersih tahun buku 2025 tidak dibagikan sebagai dividen. Seluruh laba ditetapkan sebagai laba ditahan guna memperkuat investasi dan mendukung pengembangan bisnis perusahaan ke depan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.