Sidoarjo Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dari Kemendagri

oleh -77 Dilihat
oleh
Sidoarjo Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dari Kemendagri
Bupati Sidoarjo H. Subandi hadir bersama Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Arif Mulyono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo Ridho Prasetyo, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina.
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meraih penghargaan nasional dalam kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali. Atas capaian tersebut, Sidoarjo juga memperoleh insentif fiskal sebesar Rp1,5 miliar.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kepada Bupati Sidoarjo Subandi di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026).

Dalam kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat kabupaten, Sidoarjo berada bersama Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Ciamis sebagai daerah penerima penghargaan. Sementara pada tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Jawa Timur dan Jawa Tengah. Untuk tingkat kota, penerimanya yakni Kota Malang, Kota Blitar, dan Kota Surabaya.

Capaian tersebut menjadi perhatian karena pengelolaan sampah merupakan salah satu persoalan pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat. Penghargaan pemerintah pusat sekaligus menjadi indikator bahwa kebijakan dan kinerja daerah di sektor lingkungan mendapat pengakuan dalam penilaian pemerintah.

Namun, penghargaan tersebut juga membawa konsekuensi berupa tuntutan agar capaian tidak berhenti pada seremoni. Pengelolaan sampah harus dapat dibuktikan melalui pelayanan yang konsisten, pengurangan timbulan sampah, pemilahan dari sumber, pengolahan, hingga pengelolaan residu secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Sidoarjo juga telah memperoleh pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup. Pada Februari 2026, Kabupaten Sidoarjo masuk 35 daerah penerima Sertifikat Menuju Kota Bersih dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia dan tercatat dalam 10 besar. Penilaian tersebut mencakup aspek anggaran dan kebijakan, sumber daya manusia dan fasilitas, serta capaian kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan.

Riwayat tersebut menunjukkan adanya kesinambungan kebijakan lingkungan di Sidoarjo. Pemkab sebelumnya menyebut pengelolaan sampah telah dikembangkan melalui sejumlah fasilitas, termasuk TPST 3R, TPST kawasan, serta peningkatan kapasitas pengelolaan sampah. Pada 2024, Pemkab Sidoarjo juga menyebut tingkat pengelolaan sampah telah mencapai sekitar 67 persen.

Insentif fiskal Rp1,5 miliar yang menyertai penghargaan menjadi bagian penting dari capaian tersebut. Dana itu semestinya dapat memperkuat program yang berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan pelayanan persampahan masyarakat.

Dengan demikian, penghargaan Kemendagri bukan sekadar pengakuan atas kinerja pemerintah daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan prestasi tersebut berbanding lurus dengan kondisi lingkungan di lapangan dan manfaat yang dirasakan masyarakat Sidoarjo.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.