Sidak Sekolah Rusak, Pemkab Sidoarjo Didesak Bertindak Cepat

oleh -21 Dilihat
oleh
Sidak Sekolah Rusak, Pemkab Sidoarjo Didesak Bertindak Cepat
Sidak Sekolah Rusak, Pemkab Sidoarjo Didesak Bertindak Cepat
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id — Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Putat, Kecamatan Tanggulangin, Rabu (22/4/2026), menyusul laporan wali murid terkait kondisi bangunan sekolah yang rusak parah dan dinilai membahayakan keselamatan siswa.

Dalam sidak tersebut, Wabup didampingi Kepala Dinas Pendidikan Tirto Adi, Kepala Sekolah SDN Putat Rizki, serta Kepala Desa Putat M Ali. Hasil peninjauan mengungkap kerusakan serius pada sejumlah fasilitas utama sekolah, mulai dari rangka atap yang lapuk, plafon jebol, hingga kusen bangunan yang rapuh akibat serangan rayap. Sejumlah fasilitas penunjang seperti rumah dinas guru, ruang UKS, gudang, dan toilet juga dilaporkan dalam kondisi tidak layak.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi insiden. Keselamatan siswa adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” tegas Mimik di lokasi, menyoroti potensi risiko yang selama ini dihadapi para siswa dan tenaga pendidik.

Menanggapi temuan tersebut, Wabup langsung menginstruksikan percepatan renovasi total pada tahun anggaran berjalan dengan memanfaatkan dana bantuan presiden (Banpres) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain perbaikan ruang kelas, pemerintah daerah juga merencanakan alih fungsi beberapa bangunan, di antaranya ruang UKS yang akan dibangun ulang menjadi musala serta rumah dinas guru yang akan dijadikan gedung serbaguna.

Kepala Dinas Pendidikan Tirto Adi turut diperintahkan untuk segera melakukan langkah penanganan darurat guna memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tanpa gangguan selama proses renovasi berlangsung.

Di sisi lain, pihak sekolah mengungkapkan kekhawatiran atas kondisi bangunan yang telah lama tidak mendapatkan perbaikan signifikan. Kepala SDN Putat, Rizki, menyebut kerusakan yang ada berpotensi menimbulkan risiko serius bagi keselamatan siswa jika tidak segera ditangani.

Senada, Kepala Desa Putat M Ali mengungkapkan bahwa sekolah tersebut telah lebih dari lima tahun tidak mengalami renovasi besar, dan selama ini hanya mendapat perbaikan minor yang dinilai tidak cukup mengatasi kerusakan struktural.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan dan prioritas anggaran pemeliharaan sarana pendidikan di wilayah tersebut, mengingat kerusakan berat diduga telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan komprehensif.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap infrastruktur pendidikan guna memastikan seluruh fasilitas sekolah memenuhi standar keamanan dan kelayakan bagi siswa.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.