
SUMENEP, Garudasatunews.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga keandalan fasilitas publik kembali dibuktikan melalui aksi tanggap cepat Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub). Petugas diterjunkan langsung untuk memperbaiki gangguan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur strategis penghubung Kecamatan Ganding dan Kecamatan Guluk-Guluk, tepatnya di depan Balai Desa Ketawang Laok.
Perbaikan dilakukan dengan menyambung kembali kabel KWH yang sempat mengalami gangguan. Dengan mengerahkan kendaraan bucket truck, proses penanganan berjalan singkat hingga lampu penerangan kembali menyala normal dan membuat akses antarkecamatan lebih aman dilalui pada malam hari.
Aksi sigap ini mendapat apresiasi langsung dari Camat Guluk-Guluk, Moh. Halil Rosihan, S.Sos., M.Si., yang turut turun ke lapangan memantau proses perbaikan.
“Penerangan jalan bukan sekadar fasilitas umum, tetapi bagian dari pelayanan dasar keselamatan warga. Saya mengapresiasi gerak cepat Bapak Bupati Sumenep, Kepala Disperkimhub, Kabid PJU, dan seluruh petugas teknis di lapangan. Kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Moh. Halil Rosihan di lokasi, Kamis.
Ia menambahkan, jalur Ganding–Guluk-Guluk merupakan urat nadi mobilitas warga. Pembenahan PJU secara cepat sangat vital untuk meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas serta mencegah potensi tindak kejahatan di malam hari.
Maksimalisasi Pelayanan di Tengah Keterbatasan :
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang PJU Disperkimhub Kabupaten Sumenep, Imam Afif Rusidy, S.Sos., M.Si., membenarkan pengerjaan penanganan teknis di titik tersebut.
“Iya, kemarin tim memasang dan memperbaiki lampu di pertigaan sebelum Kecamatan Guluk-Guluk, karena memang titik tersebut ada unit lampunya yang bermasalah,” jelas Imam Afif saat dikonfirmasi Sabtu, (08/07/26).
Ia menegaskan bahwa Disperkimhub Sumenep berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, kendati dihadapkan pada tantangan operasional.
“Intinya, meskipun ada keterbatasan personel dan anggaran, kami tetap memaksimalkan pelayanan untuk masyarakat Sumenep,” tegasnya.
Minta Peran Aktif Warga via Call Center 112 :
Guna menjaga performa PJU di seluruh wilayah Sumenep, Imam Afif mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan kendala penerangan jalan di kawasannya.
“Selebihnya, kami sangat membutuhkan dukungan dan laporan dari masyarakat jika ada kendala lampu PJU yang masih dalam ranah kewenangan kami. Khususnya untuk area Kabupaten Sumenep, warga bisa langsung melapor melalui Call Center 112,” imbaunya.
Di akhir perbincangan, ia sedikit berseloroh mengenai batasan kewenangan pengelolaan jalan yang kerap memicu salah paham di masyarakat.
“Takutnya nanti lampu PJU yang mati itu sebenarnya wewenang pemerintah provinsi atau pusat, tapi mintanya tetap ke saya,” kelakar yang biasa disebut H. Afif sambil tersenyum.
Pulihnya PJU di ruas Ganding–Guluk-Guluk ini disambut antusias oleh warga sekitar. Sinergi antara laporan warga, respons cepat dinas terkait, dan pengawasan jajaran kecamatan menjadi bukti nyata hadirnya tata kelola pelayanan publik yang tanggap dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sumenep.















