Seleksi Paskibraka Mojokerto Ketat, Transparansi Diuji

oleh -22 Dilihat
oleh
Seleksi Paskibraka Mojokerto Ketat, Transparansi Diuji
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari secara resmi membuka seleksi pembentukan Paskibraka Kota Mojokerto tahun 2026 di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Mojokerto 2026 resmi dibuka dengan persaingan ketat. Sebanyak 215 pelajar memperebutkan hanya 78 kursi, memunculkan sorotan terhadap proses seleksi yang diklaim transparan dan akuntabel.

Pembukaan seleksi dilakukan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Sabtu (4/4/2026). Proses ini menjadi tahap awal penjaringan anggota Paskibraka yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar ajang seremonial, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda, termasuk kedisiplinan, integritas, dan jiwa kepemimpinan.

“Paskibraka telah mencetak generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Tingginya jumlah peserta disebut mencerminkan meningkatnya minat dan semangat nasionalisme pelajar. Namun, di tengah tingginya animo tersebut, mekanisme seleksi menjadi perhatian, terutama terkait objektivitas dan akurasi sistem penilaian.

Pemerintah Kota Mojokerto memastikan proses seleksi dilakukan berbasis sistem daring yang mengacu pada standar nasional, termasuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) melalui aplikasi resmi.

“Peserta dapat memantau hasil seleksi secara langsung melalui akun masing-masing. Ini untuk menjamin transparansi dan profesionalitas,” tegasnya.

Meski demikian, penggunaan sistem digital dalam seleksi juga dinilai perlu pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada celah teknis maupun intervensi yang dapat memengaruhi hasil akhir.

Dari total peserta, hanya 78 orang yang akan lolos menjadi anggota Paskibraka 2026. Ketatnya persaingan ini menuntut peserta tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan integritas.

Wali Kota juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama proses seleksi berlangsung. Ia menegaskan bahwa hasil akhir harus benar-benar mencerminkan kualitas terbaik dari generasi muda Kota Mojokerto.

Dengan sistem seleksi berbasis teknologi dan standar nasional, hasil penjaringan Paskibraka tahun ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana komitmen transparansi benar-benar dijalankan secara konsisten di tingkat daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.