Satu Tahun Rijanto-Beky Bangun Fondasi Blitar

oleh -182 Dilihat
oleh
Satu Tahun Rijanto-Beky Bangun Fondasi Blitar
Sore itu, gerimis baru saja pamit dari langit Pendopo Sasana Adi Praja Kabupaten Blitar.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Bupati Blitar Rijanto bersama Wakil Bupati Beky Herdihansah memaparkan refleksi satu tahun kepemimpinan mereka di Pendopo Sasana Adi Praja Kabupaten Blitar, Jumat (20/2/2026). Tahun pertama disebut sebagai fase peletakan fondasi pembangunan menuju target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2027.

Rijanto menyatakan, refleksi tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan politik kepada masyarakat. Ia menegaskan pembangunan yang dilakukan bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi untuk generasi mendatang.

“Yang kita bangun hari ini bukan hanya untuk sekarang, tetapi untuk generasi mendatang. Karena itu, kita harus menjaga integritas dan menghilangkan ego sektoral,” ujar Rijanto di hadapan Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Di sektor infrastruktur, perbaikan jalan dan irigasi menjadi prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Blitar memfokuskan anggaran pada peningkatan konektivitas antarwilayah guna mendorong perputaran ekonomi, khususnya sektor UMKM dan pertanian.

“Infrastruktur itu membuka akses ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan. Kalau konektivitas kuat, ekonomi ikut bergerak,” tegasnya.

Wabup Beky mengakui keterbatasan anggaran membuat perbaikan jalan belum bisa dilakukan secara menyeluruh. Meski demikian, ia menilai dampak perbaikan mulai dirasakan masyarakat.

“Sejak awal kami sepakat jalan adalah urat nadi ekonomi. Perbaikan belum bisa sekaligus, tapi hasilnya sudah mulai dirasakan warga,” kata Beky.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Blitar juga mendorong program non-fisik. Transformasi digital pelayanan publik dilakukan untuk memangkas birokrasi agar lebih cepat dan transparan. Hingga kini, 351 titik akses internet telah dipasang untuk mendukung konektivitas desa dan pertumbuhan ekonomi digital.

“Pelayanan publik harus mudah, cepat, dan transparan. Digitalisasi adalah keniscayaan,” ujar Rijanto.

Program 1 Desa 1 Sarjana juga terus dijalankan sebagai investasi sumber daya manusia jangka panjang. Pemerintah daerah menargetkan setiap desa memiliki generasi sarjana yang kembali membangun wilayahnya.

“Kami ingin setiap desa punya generasi sarjana yang membangun daerahnya,” jelas Beky.

Di bidang olahraga, Pemkab Blitar berencana mendatangkan pelatih Muay Thai dari Thailand untuk meningkatkan prestasi atlet lokal di level nasional hingga internasional.

Menjelang 2027, Pemkab Blitar menegaskan komitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah, termasuk melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna mengendalikan harga kebutuhan pokok.

“Kami bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan Kabupaten Blitar. Target kami pembangunan merata, SDM unggul, dan Blitar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Beky.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.