Sapi Kurban Rp25 Juta Tercebur Septic Tank

oleh -53 Dilihat
oleh
Sapi Kurban Rp25 Juta Tercebur Septic Tank
Proses evakuasi sapi di dalam septic tank warga di Dusun Ardilangu, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Seekor sapi kurban senilai Rp25 juta tercebur ke dalam septic tank milik warga di Dusun Ardilangu, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, saat hendak diangkut pembelinya untuk kebutuhan Idul Adha, Selasa (26/5/2026).

Insiden tersebut memicu proses evakuasi dramatis yang berlangsung hampir lima jam. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, relawan, serta warga setempat diterjunkan untuk menyelamatkan sapi jenis metal berusia 2,5 tahun itu.

Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB di rumah Sutrisno (56). Saat mobil pengangkut sudah bersiap di depan rumah, sapi yang telah dibeli warga Dusun Kalicangkring, Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo itu mendadak mengamuk ketika hendak dikeluarkan dari kandang.

Diduga karena panik dan lepas kendali, sapi bertubuh besar tersebut terperosok ke septic tank sedalam sekitar lima hingga enam meter yang berada di area rumah warga. Kondisi lubang septic tank yang sempit membuat proses penyelamatan berlangsung penuh risiko.

Petugas mengalami kesulitan memasukkan tali ke tubuh sapi karena ruang gerak yang sangat terbatas. Kondisi sapi yang semakin lemas akibat terlalu lama terjebak di dalam septic tank juga memperumit proses evakuasi.

Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengungkapkan pihaknya harus menggunakan chain block atau katrol manual untuk menarik sapi keluar dari dasar septic tank.

“Kendalanya memang diameter sapiteng sempit untuk memasukkan tali ke perut sapi,” ujar Sukamto.

Menurutnya, beberapa kali upaya pengangkatan gagal karena posisi tubuh sapi terus meleset akibat kondisinya yang sudah melemah. Untuk mempermudah proses evakuasi, petugas bahkan mengisi septic tank dengan air agar tubuh sapi dapat lebih mudah terangkat ke permukaan.

“Hampir lima jam kami berjuang untuk mengeluarkan sapi. Alhamdulillah sekitar pukul 19.30 WIB sapi sudah bisa dikeluarkan. Sapi sempat mengalami stres akibat berjam-jam berada di dalam septic tank, tapi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” tambahnya.

Peristiwa tersebut menjadi tontonan warga sekitar yang memadati lokasi. Aparat juga mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap keberadaan septic tank terbuka di sekitar kandang maupun area lalu lintas hewan ternak guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.