Santigi Rp1 Miliar Curi Perhatian Kontes Bonsai Lamongan

oleh -27 Dilihat
oleh
Santigi Rp1 Miliar Curi Perhatian Kontes Bonsai Lamongan
Proses penjurian dalam kontes bonsai tingkat nasional, yang diselenggarakan PPBI Lamongan, di Alun-alun Lamongan, Senin (29/6/2026).
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Kontes dan Pameran Bonsai Nasional yang digelar Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Lamongan di Alun-alun Lamongan menghadirkan 682 koleksi bonsai dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah koleksi yang dipamerkan memiliki nilai ekonomi tinggi, bahkan salah satu bonsai jenis santigi disebut pernah mendapat penawaran hingga Rp1 miliar.

Ketua PPBI Lamongan, Suwanto, mengatakan kegiatan berskala nasional tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas karya bonsai sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para penghobi dan perajin di Kabupaten Lamongan.

Menurut Suwanto, beberapa bonsai yang dipamerkan merupakan koleksi unggulan dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Salah satu bonsai jenis santigi bahkan pernah ditawar Rp1 miliar, namun belum dilepas pemiliknya karena masih menginginkan harga Rp2 miliar.

Ia menjelaskan, nilai jual bonsai ditentukan oleh berbagai faktor, di antaranya usia tanaman, karakter batang, tingkat kesulitan pembentukan, serta kualitas artistik. Beberapa koleksi yang dipamerkan telah melalui proses pembentukan selama 40 hingga 50 tahun sehingga memiliki nilai yang terus meningkat.

“Santigi menjadi salah satu jenis bonsai yang banyak diminati kolektor karena memiliki karakter batang yang unik dan mudah dibentuk menjadi karya seni bernilai tinggi,” ujar Suwanto.

Selain menampilkan koleksi bonsai, PPBI Lamongan juga memanfaatkan pameran sebagai sarana edukasi kepada masyarakat. Organisasi tersebut berencana melibatkan pelajar agar lebih mengenal seni bonsai sekaligus memahami potensi ekonomi dari tanaman hias bernilai tinggi.

Ketua Panitia Pameran, Munawi, mengatakan proses penjurian dilakukan sebelum pembukaan resmi sehingga area pameran sempat ditutup untuk umum. Setelah seluruh tahapan penilaian selesai, masyarakat dipersilakan mengunjungi pameran tanpa dipungut biaya.

Menurut Munawi, kebijakan tersebut bertujuan membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat agar seni bonsai tidak dipandang sebagai hobi eksklusif, melainkan sebagai karya seni yang dapat dinikmati sekaligus memiliki nilai investasi.

Kontes dan Pameran Bonsai Nasional di Alun-alun Lamongan dijadwalkan dibuka secara resmi pada Selasa (30/6/2026) malam oleh PPBI Pusat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lamongan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.