Sananta Bongkar Pernah Digantung Kontrak

oleh -43 Dilihat
oleh
Sananta-Bongkar-Pernah-Digantung-Kontrak
Striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Di balik statusnya sebagai salah satu penyerang andalan Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta mengungkap pernah menghadapi ketidakpastian kontrak saat menjalani masa seleksi bersama PSM Makassar. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebelum menembus level tertinggi sepak bola nasional.

Sananta mengaku sempat berada dalam situasi tanpa kepastian setelah kontrak jangka pendeknya bersama Persikabo berakhir. Saat mendapat panggilan dari pelatih PSM Makassar ketika itu, Bernardo Tavares, ia tidak langsung menerima kontrak, melainkan harus mengikuti masa trial terlebih dahulu.

Selama sekitar sepekan mengikuti latihan bersama skuad PSM Makassar, Sananta menyebut belum memperoleh kejelasan mengenai statusnya sebagai pemain. Kondisi itu mendorongnya untuk meminta kepastian secara langsung kepada pelatih.

“Di sana saya seminggu. Karena belum ada kejelasan kontrak, jadi saya tanya ke pelatih, ‘Coach, ini kapan kontraknya? Saya butuh kejelasan juga,'” ujar Sananta di Surabaya, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Sananta, setelah belum memperoleh kepastian dari proses tersebut, ia kemudian menyampaikan langsung kebutuhannya kepada pihak manajemen klub. Dua hari berselang, manajemen PSM Makassar mengirimkan draf kontrak yang selanjutnya ditandatangani.

Kesempatan yang diberikan PSM Makassar langsung dibayar dengan performa di lapangan. Sananta menjalani debut saat menghadapi Arema FC sebelum tampil sebagai starter ketika melawan Persib Bandung.

Pada laga tersebut, ia mencetak dua gol yang menjadi awal meningkatnya kepercayaan diri sebagai penyerang muda. Penampilan konsisten pada pertandingan-pertandingan berikutnya membuat namanya semakin diperhitungkan di kompetisi Liga 1.

“Dari situ confidence saya tinggi. Terus game by game saya cetak gol terus, termasuk melawan Persebaya saya juga cetak gol,” katanya.

Sananta menilai Bernardo Tavares menjadi sosok yang berperan besar dalam perkembangan kariernya. Selain memberikan kesempatan bermain, pelatih asal Portugal tersebut disebut terus mendorongnya menjaga disiplin, bekerja keras, dan tetap rendah hati meski mulai meraih prestasi.

“Dia yang membantu banyak, yang kasih motivasi saya, yang terus mengingatkan saya untuk stay humble. Dia selalu bilang, ‘Sananta, kamu harus kerja keras, kamu pemain muda, kamu harus gigih,'” tutur Sananta.

Pada musim yang menjadi titik balik kariernya, Sananta mencatatkan 11 gol di Liga 1. Raihan tersebut diperoleh di tengah persaingan memperebutkan tempat utama dengan sejumlah penyerang asing yang memperkuat PSM Makassar.

“Itu bukan hal yang mudah bagi saya. Saya tetap push diri saya sendiri, karena saingan saya adalah pemain asing,” ujarnya.

Kontribusi tersebut turut membantu PSM Makassar meraih gelar juara Liga 1. Sananta menyebut keberhasilan itu sebagai salah satu pencapaian paling berkesan sepanjang perjalanan karier profesionalnya.

Ia berharap produktivitasnya di lini depan dapat terus terjaga sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal bagi klub maupun Timnas Indonesia pada kompetisi yang akan datang.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.