Sampai Kapan Badan Jalan RSUD Sumenep Dikuasai PKL? Kasatpol PP Akhirnya Turun Tangan!

oleh -19 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20260925-WA0016

SUMENEP, Garudasatunews.id — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep menggelar penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar, Kamis (24/9/2026). Langkah ini diambil guna memastikan akses keluar-masuk rumah sakit tetap lancar, aman, serta bebas dari hambatan aktivitas perdagangan yang memanfaatkan badan jalan dan trotoar.

​Dalam aksi di lapangan, petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis ketimbang cara-cara represif. Para pedagang diberikan imbauan serta edukasi secara langsung agar tidak menempati titik-titik yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas maupun akses pelayanan medis.

​Kasatpol PP Kabupaten Sumenep, Hakiki Maulana Firmansyah, menegaskan bahwa penataan ini berfokus pada pembinaan, kebersihan kawasan, serta edukasi mengenai pentingnya ketertiban ruang publik.
​“Penataan PKL kami lakukan secara humanis dan persuasif. Kami mengedepankan edukasi agar pedagang memahami pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik,” ujar Hakiki di sela-sela kegiatan.

​Ia menambahkan, kawasan RSUD merupakan sarana pelayanan publik yang vital. Oleh karena itu, aktivitas ekonomi warga tidak boleh mengorbankan kepentingan pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan.

​“Area depan rumah sakit harus tetap menjadi ruang yang aman dan nyaman. Jangan sampai aktivitas berjualan menghambat pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, maupun pengguna jalan,” lanjutnya.

​Melalui pendekatan dialogis, petugas mengarahkan para pedagang yang berada di zona terlarang untuk bergeser ke lokasi yang lebih aman tanpa melanggar ketentuan. Hakiki menegaskan bahwa pihaknya sangat memahami peran PKL dalam penggerak roda ekonomi masyarakat.

​“Kami memahami para pedagang sedang mencari nafkah. Namun, kegiatan ekonomi harus tetap berjalan beriringan dengan aturan, kebersihan, ketertiban, dan hak masyarakat luas,” tegasnya.

​Mengakhiri penjelasannya, Hakiki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat ketertiban fasilitas umum. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga ketentraman masyarakat secara berkelanjutan melalui komunikasi yang konstruktif dan regulasi yang berlaku. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.