Sambut Hari Jadi ke-757 Sumenep, SDN Pabian IV Hidupkan Permainan Tradisional hingga Gelar Bazar Kuliner Khas Daerah

oleh -54 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261031-WA0000

SUMENEP, Garudasatunews.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757, SDN Pabian IV menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan kebudayaan selama dua hari, mulai Jumat (30/10/2026) hingga Sabtu (31/10/2026).

Berbagai kegiatan tersebut melibatkan seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6, mulai dari permainan tradisional hingga bazar makanan khas Sumenep. Selain menjadi bentuk partisipasi dalam peringatan hari jadi daerah, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkenalkan warisan tradisi kepada generasi muda.

Pada Jumat (30/10/2026), suasana sekolah tampak semarak dengan berbagai permainan tradisional yang diikuti para siswa. Permainan tersebut merupakan aktivitas yang dahulu sering dimainkan anak-anak sebelum perkembangan teknologi digital dan penggunaan gadget semakin meluas.

Kepala SDN Pabian IV, Mohammad Yasin Jamali, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut sengaja digelar untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada para siswa. Menurutnya, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengandung nilai pendidikan yang bermanfaat bagi perkembangan anak.

“Melalui kegiatan permainan tradisional ini, kami ingin mengenalkan kembali kepada anak-anak berbagai permainan yang dahulu menjadi bagian dari keseharian generasi sebelumnya. Selain sebagai sarana hiburan, permainan tradisional juga mengajarkan kebersamaan, kekompakan, interaksi sosial, dan kreativitas. Kami berharap anak-anak tidak hanya terpaku pada gadget, tetapi juga mengenal serta mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan,” ujar Mohammad Yasin Jamali.

Memasuki Sabtu (31/10/2026), kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 kembali berlanjut. SDN Pabian IV mengawali kegiatan dengan menggelar upacara peringatan hari jadi di halaman sekolah yang diikuti oleh para siswa dan dewan guru.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan bazar makanan tradisional yang melibatkan seluruh kelas. Berbagai hidangan dan jajanan khas Sumenep disajikan dalam kegiatan tersebut sebagai upaya memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada para siswa.

Kepala SDN Pabian IV, Mohammad Yasin Jamali, mengungkapkan bahwa kegiatan bazar mendapat sambutan antusias dari para siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan agar anak-anak lebih mengenal beragam makanan tradisional khas daerahnya.

“Melalui bazar makanan tradisional ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengenal kekayaan kuliner khas Sumenep. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari anak-anak. Mereka terlihat antusias karena bisa mengetahui dan mengenal lebih dekat berbagai makanan tradisional yang mungkin selama ini belum banyak mereka ketahui,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu guru SDN Pabian IV, Mohamad Rofik, S.Pd., berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 dapat menjadi semangat bersama untuk membawa daerah semakin maju dan lebih baik.

Ia juga berharap SDN Pabian IV semakin solid, terutama dalam membangun sinergi antara kepala sekolah, tenaga pendidik, wali murid, dan para siswa. Menurutnya, keberhasilan kegiatan pendidikan tidak terlepas dari dukungan serta kerja sama seluruh elemen sekolah.

“Kami berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 ini dapat menjadi semangat bersama untuk menjadikan Sumenep semakin maju dan lebih baik ke depannya. Kami juga berharap SDN Pabian IV semakin solid, baik dalam lingkungan sekolah maupun dalam membangun sinergi antara kepala sekolah, guru, wali murid, dan para siswa. Sebab, keberhasilan setiap kegiatan dan kemajuan pendidikan tidak lepas dari dukungan serta kerja sama seluruh elemen tersebut,” ungkap Muhammad Rofiq.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SDN Pabian IV berharap peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal, melestarikan permainan tradisional, mengenalkan kekayaan kuliner daerah, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.