Salip Bus, Pasutri Tewas Terlindas di Lumajang

oleh -40 Dilihat
oleh
Salip Bus, Pasutri Tewas Terlindas di Lumajang
Petugas melakukan olah TKP. (
banner 468x60

LUMAJANG, Garudasatunews.id – Kecelakaan maut yang menewaskan pasangan suami istri di Kabupaten Lumajang, Minggu (26/4/2026), mengungkap dugaan kelalaian berlapis di jalan raya, mulai dari manuver berbahaya hingga keberadaan truk parkir di bahu jalan tanpa pengamanan memadai.

Peristiwa terjadi di simpang tiga Desa Tukum, Kecamatan Tekung. Sepeda motor yang dikendarai korban, Kurnianto (43) dan istrinya Kurniati (41), diduga mencoba menyalip bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dari sisi kiri.

Namun, manuver tersebut berujung fatal setelah kendaraan korban menghantam bagian belakang truk tronton yang tengah parkir di bahu jalan. Benturan keras membuat kedua korban terpental ke arah kanan, tepat di jalur bus yang sedang melaju.

Dalam hitungan detik, korban jatuh di dekat roda belakang bus dan terlindas. Keduanya dinyatakan tewas, dengan satu korban meninggal di tempat kejadian perkara dan lainnya dalam perjalanan.

Rekaman video amatir warga memperlihatkan kondisi mengenaskan di lokasi kejadian. Kurnianto terlihat tergeletak tak sadarkan diri di sisi bus, sementara Kurniati terjepit di bawah roda belakang kendaraan besar tersebut.

Sopir bus AKDP, Agus Sucahyono, mengaku tidak melihat secara langsung proses kecelakaan karena tengah fokus memperhatikan lampu lalu lintas. Ia baru menyadari kejadian setelah mendengar suara benturan keras.

“Saya jalan pelan, fokus ke lampu merah. Tiba-tiba terdengar benturan, korban sudah jatuh di dekat ban belakang,” ujarnya saat dimintai keterangan di Satlantas Polres Lumajang.

Petugas kepolisian menyebut korban datang dari arah Jember menuju Lumajang. Saat mendahului dari kiri, korban diduga tidak menyadari adanya truk tronton yang berhenti di bahu jalan.

“Korban menabrak bagian belakang truk, terpental ke kanan, lalu terlindas bus yang hendak disalip,” kata Aiptu Robi Eka.

Kondisi sepeda motor korban dilaporkan hancur di bagian depan akibat benturan keras. Sementara itu, keberadaan truk yang parkir di lokasi kejadian turut menjadi sorotan karena dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian dari seluruh pihak yang terlibat, termasuk standar keselamatan kendaraan yang berhenti di bahu jalan.

Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini kembali menyoroti lemahnya disiplin berlalu lintas serta minimnya pengawasan terhadap kendaraan besar yang parkir di titik rawan kecelakaan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.