Salah Sasaran? Pemuda di Bangkalan Dibacok Dua Pria Misterius, Diduga Dipicu Isu Perselingkuhan

oleh -27 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261030-WA0046

BANGKALAN, Garudasatunews.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan tengah memburu dua pria tak dikenal yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan terhadap seorang pemuda bernama Amin (27), di Desa Beringin, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut terjadi di sebuah konter telepon seluler pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di bagian punggung dan lengan kiri.

Tokoh masyarakat setempat, Rahmad, mengungkapkan bahwa aksi pembacokan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan perselingkuhan. Namun, menurutnya, korban diduga merupakan orang yang salah sasaran karena pelaku disebut-sebut tengah mencari seseorang bernama Amin.

“Korban ini kebetulan namanya Amin, tetapi Amin yang dimaksud bukan orang ini. Kemungkinan pelaku merupakan orang suruhan,” ujar Rahmad, Jumat (30/10/2026).

Rahmad menjelaskan, sebelum melakukan penyerangan, kedua pria tersebut sempat menanyakan dan memastikan identitas korban. Setelah korban membenarkan namanya Amin, pelaku kemudian langsung menyerangnya menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Usai melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka segera dievakuasi ke Puskesmas Sukolilo untuk mendapatkan penanganan medis.

“Dua pelaku melarikan diri, sedangkan korban dibawa ke Puskesmas Sukolilo, Bangkalan,” jelasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Bangkalan, IPDA Agung Intama, membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban saat ini telah menjalani perawatan di RSUD Bangkalan.

Menurut Agung, kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan kedua pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

“Korban saat ini berada di RSUD Bangkalan. Dua pelaku masih dalam penyelidikan Polres,” singkat IPDA Agung Intama.
(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.