Rusunawa Bayuangga Dilanda Pencurian Motor

oleh -213 Dilihat
oleh
Rusunawa Bayuangga Dilanda Pencurian Motor
Kasus pencurian sepeda motor di Rusunawa Bayuangga kian meresahkan. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, tercatat sudah tiga unit motor milik penghuni raib digondol maling.
banner 468x60

PROBOLINGGO, Garudasatunews.id – Kasus pencurian sepeda motor di Rusunawa Bayuangga, Kota Probolinggo, memasuki fase mengkhawatirkan. Dalam kurun satu tahun terakhir, sedikitnya tiga unit motor milik penghuni dilaporkan hilang, memicu sorotan tajam terhadap sistem keamanan kawasan hunian tersebut.

Peristiwa terbaru menimpa Geger Sutrisno. Sepeda motor Honda Vario 125 bernopol N 4576 PRI miliknya raib pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Kendaraan itu diketahui menjadi sarana utama aktivitas harian keluarga korban.

Menurut Andriana, istri korban, motor terakhir kali diparkir seusai Magrib pada Kamis malam. Bahkan, berdasarkan keterangan tetangga, sekitar pukul 21.00 WIB kendaraan tersebut masih terlihat di lokasi parkir.

“Baru diketahui hilang Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Habis Magrib diparkir. Kata tetangga jam sembilan malam masih ada. Saat itu hujan, jadi tidak ke mana-mana,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Aksi pencurian diduga berlangsung saat sebagian besar penghuni terlelap dan hujan mengguyur kawasan rusun. Kondisi minim pengawasan serta tidak adanya sistem kontrol akses yang ketat diduga menjadi celah bagi pelaku beraksi tanpa hambatan.

Ketua RW 05 Rusunawa Bayuangga Blok A, Rudi Hartono, membenarkan bahwa kasus ini bukan yang pertama. Dalam setahun terakhir, tiga motor penghuni dilaporkan hilang di area yang sama.

“Kurang lebih sudah tiga kali dalam setahun ini,” tegasnya.

Rentetan kejadian tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait standar keamanan di lingkungan rusun yang dihuni puluhan kepala keluarga. Warga mendesak pengelola dan pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pengetatan akses keluar-masuk, pemasangan kamera pengawas (CCTV), serta penjagaan parkir selama 24 jam.

Korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi. Namun hingga kini, pelaku belum teridentifikasi dan kendaraan korban belum ditemukan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.