Rumah dan Motor Hangus, Kebakaran Kedung Anyar Diselidiki

oleh -26 Dilihat
oleh
Rumah dan Motor Hangus, Kebakaran Kedung Anyar Diselidiki
SA, warga Jalan Kedung Anyar Tengah 1, Kecamatan Sawahan, Surabaya, hanya bisa pasrah melihat rumah dan sepeda motornya hangus terbakar pada Senin (18/5/2026) dini hari.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Kebakaran hebat melanda rumah warga di Jalan Kedung Anyar Tengah 1, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Senin (18/5/2026) dini hari. Satu unit rumah beserta sepeda motor milik warga dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa yang diduga dipicu obat nyamuk bakar.

Kobaran api yang muncul di kawasan padat penduduk itu memicu kepanikan warga sekitar. Sejumlah warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri, namun kobaran terus membesar hingga petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya diterjunkan ke lokasi.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan empat tim rescue dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke permukiman lain yang berhimpitan di kawasan tersebut.

Salah satu warga setempat, Andik, mengungkapkan api pertama kali terlihat dari lantai dua rumah korban sekitar pukul 02.10 WIB sebelum kemudian merembet cepat ke bagian bawah bangunan.

“Api dari lantai dua terlebih dahulu baru merembet ke lantai satu,” ujar Andik di lokasi kejadian.

Menurutnya, korban sempat berteriak meminta pertolongan sambil berusaha memadamkan api yang terus membakar isi rumah. Warga yang khawatir api menjalar ke bangunan lain kemudian melaporkan kejadian tersebut ke call center 112 Kota Surabaya.

Petugas pemadam yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan intensif dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 02.48 WIB.

Selain menghanguskan rumah, sepeda motor milik korban yang terparkir di lantai bawah juga tidak dapat diselamatkan dari amukan si jago merah.

Berdasarkan keterangan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, api sempat merembet ke bangunan di samping rumah korban. Namun, kesigapan petugas membuat kerusakan bangunan sekitar hanya mencapai sekitar lima persen.

Hingga kini, tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari obat nyamuk bakar yang jatuh dan menyambar barang-barang mudah terbakar di lantai dua rumah korban hingga memicu kebakaran besar.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.