RSUD Sosodoro Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Nasional

oleh -18 Dilihat
oleh
RSUD Sosodoro Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Nasionaal
RSUD Sosodoro Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Nasionaal
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro meraih dua penghargaan tingkat nasional dalam kategori Shapphire Honor Award untuk layanan jantung dan saraf. Kedua layanan tersebut masing-masing menempati peringkat ketiga nasional dalam pemeringkatan yang diselenggarakan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Penghargaan itu diterima dalam rangkaian Seminar Nasional PERSI XXII, Seminar Tahunan Patient Safety XX, dan Hospital Expo XXXVIII yang berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di Tangerang. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas kinerja pelayanan rumah sakit daerah sekaligus tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Direktur RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Ani Pujiningrum, menyatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran rumah sakit untuk terus melakukan pembenahan, terutama dalam pelayanan jantung dan saraf.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan serta optimalisasi fasilitas menjadi bagian penting dalam mendorong pelayanan yang profesional, tepat, dan mengutamakan keselamatan pasien.

Penilaian mutu layanan menjadi sorotan

Pemeringkatan PERSI mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain kecepatan dan ketepatan pelayanan klinis serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Dalam pemeringkatan tersebut, capaian RSUD Sosodoro Bojonegoro disebut setara dengan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.

Meski demikian, penghargaan bukanlah titik akhir peningkatan pelayanan kesehatan. Tantangan berikutnya adalah memastikan capaian tersebut tercermin dalam pengalaman nyata pasien, mulai dari kecepatan penanganan, ketepatan tindakan medis, akses terhadap fasilitas, hingga keselamatan selama menjalani perawatan.

Transparansi mengenai indikator penilaian, standar pelayanan, dan evaluasi mutu juga penting agar masyarakat dapat memahami dasar pencapaian tersebut. Informasi itu dapat menjadi referensi publik dalam menilai perkembangan layanan kesehatan daerah secara objektif.

Transformasi digital harus tetap mengutamakan pasien

Ketua Umum PERSI, Bambang Wibowo, mengangkat tema Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Artifisial dalam rangkaian kegiatan nasional tersebut. Tema ini menyoroti tantangan rumah sakit dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital.

Menurut Bambang, transformasi digital tidak cukup hanya mengandalkan penerapan teknologi. Tata kelola yang baik, perlindungan data dan privasi pasien, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, etika profesi, serta keselamatan pasien juga harus menjadi perhatian.

Pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) di sektor kesehatan harus mendukung pelayanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care). Teknologi perlu membantu meningkatkan efektivitas pelayanan tanpa mengesampingkan pertimbangan klinis dan sentuhan kemanusiaan.

Tantangan mempertahankan kepercayaan masyarakat

Dua penghargaan nasional tersebut membuka peluang bagi RSUD Sosodoro Bojonegoro untuk memperkuat posisinya dalam pelayanan jantung dan saraf. Namun, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada konsistensi peningkatan kualitas layanan, kesiapan tenaga medis, dan optimalisasi fasilitas yang tersedia.

Bagi masyarakat, ukuran keberhasilan rumah sakit tidak hanya terletak pada penghargaan yang diterima, tetapi juga pada akses pelayanan yang memadai, penanganan yang tepat waktu, informasi yang transparan, serta perlindungan hak pasien.

Rangkaian seminar dan Hospital Expo PERSI menjadi forum bagi rumah sakit, pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan industri kesehatan untuk berbagi pengetahuan serta inovasi. Forum tersebut diharapkan mendorong pengembangan pelayanan yang aman, adaptif, dan berkelanjutan.

Dengan capaian peringkat ketiga nasional pada dua bidang layanan, RSUD Sosodoro Bojonegoro diharapkan terus memperkuat standar pelayanan dan menjadikan keselamatan pasien sebagai prioritas utama. Konsistensi dalam menjaga mutu menjadi kunci agar penghargaan tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.