Ribuan Warga Padati Ngoro Bersholawat

oleh -26 Dilihat
oleh
Ribuan Warga Padati Ngoro Bersholawat
Ribuan warga memadati kawasan Jalan Ngoro Industri Park (NIP), Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/8) malam.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Ribuan warga memadati kawasan Jalan Ngoro Industri Park (NIP), Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/8/2026) malam, dalam kegiatan Ngoro Bersholawat: Jogo Bumi Mojopahit. Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau Gus Barra hadir bersama Camat Ngoro Harfendy Setiyapraja, jajaran Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga. Kehadiran ribuan masyarakat menunjukkan kuatnya antusiasme terhadap kegiatan yang memadukan momentum kebangsaan dengan nilai keagamaan tersebut.

Gus Barra menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Kecamatan Ngoro, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh warga yang ikut menyukseskan kegiatan. Menurutnya, Ngoro Bersholawat bukan sekadar agenda seremonial, tetapi dapat menjadi ruang mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian bersama terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum sholawat sebagai sarana introspeksi dan memperbaiki diri. Menurut Gus Barra, kemajuan Kabupaten Mojokerto tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan, kedamaian dan keharmonisan lingkungan.

Pesan tersebut menjadi salah satu titik penting dari tema Jogo Bumi Mojopahit. Semangat menjaga bumi tidak hanya dimaknai sebagai pelestarian lingkungan, tetapi juga menjaga kerukunan, persatuan serta keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat Mojokerto.

Dalam momentum HUT Kemerdekaan RI, Gus Barra turut mengajak jamaah mendoakan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia berharap kemerdekaan dan kedamaian dapat terus dirasakan generasi penerus.

Sementara dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat diajak meneladani akhlak Rasulullah, memperkuat persaudaraan dan menjaga persatuan. Nilai tersebut dinilai selaras dengan semangat Jogo Bumi Mojopahit yang menggabungkan religiusitas, nasionalisme dan kepedulian terhadap daerah.

Dari sisi sosial, berkumpulnya ribuan warga dalam satu kegiatan menunjukkan bahwa ruang keagamaan masih memiliki peran penting dalam membangun kohesi masyarakat. Namun, pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut juga menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan, lingkungan dan keharmonisan daerah, bukan hanya sebagai peserta kegiatan.

Melalui Ngoro Bersholawat, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap semangat religiusitas dan nasionalisme tidak berhenti pada kegiatan malam tersebut, tetapi diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap lingkungan, persatuan dan pembangunan daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.