
SIDOARJO – garudasatunews.id // Di tengah suasana khidmat dan penuh rasa syukur, keluarga besar Gudang Pusat Senjata, Optik, dan Elektronik (Gupusjat Optronik) II Puspalad menandai babak baru kepemimpinannya pada Selasa, 21 April 2026. Momentum sakral ini menjadi tonggak sejarah penting seiring digelarnya tasyakuran sekaligus agenda perkenalan resmi Letnan Kolonel Cpl H. Imam Wahyudi, S.Pd., M.M. sebagai Kepala Gupusjat Optronik II yang baru kepada berbagai elemen strategis di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Acara tasyakuran tersebut dilangsungkan sebagai wujud syukur tulus kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat, keselamatan, dan kelancaran tugas yang diemban satuan selama ini. Di samping itu, momen ini menjadi panggung kehormatan bagi Letkol Cpl Imam Wahyudi untuk memperkenalkan diri, memaparkan visi kepemimpinannya, serta merajut langkah awal pengabdian dengan dedikasi utuh di lingkungan Gupusjat.
Kemeriahan acara seremonial ini semakin menguat dengan kehadiran tokoh militer terkemuka, Mayjen TNI Dr. Farid Makruf, M.A., Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI, yang hadir memberikan dukungan moril secara langsung. Momen penuh keakraban ini juga dihadiri tamu kehormatan dari tingkat provinsi, yakni Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Muhammad Isa Anshori, A.T.D., M.T. Kehadiran perwira tinggi dan pejabat teras provinsi tersebut berpadu harmonis dengan jajaran Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo, tokoh masyarakat, para tokoh agama, serta para sahabat terdekat Letkol Cpl Imam Wahyudi yang hadir memberikan doa restu.
Menambah kesan megah dan penuh harap, lorong-lorong area markas dipenuhi dengan deretan karangan bunga papan (bunga papan) ucapan selamat nan elegan. Papan-papan bunga yang didominasi warna biru cerah dengan aksen floral biru dan pita biru nan puitis ini, berpadu serasi dengan rangkaian bunga segar berwarna-warni di sekelilingnya, menciptakan suasana yang asri dan berwibawa.
Di antara deretan ucapan tersebut, terlihat karangan bunga dari tokoh-tokoh penting seperti:
. Mayjen TNI Dr. Farid Makruf, M.A., Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI.
. Letnan Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P.
. Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Dr. Christian Tobing, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., beserta staf dan Bhayangkari.
. Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han.
. Bupati Sidoarjo, Subandi , S.H, M.Kn yang karangan bunganya turut menghiasi area.
. Dr. Ir. Muhammad Isa Anshori, A.T.D., M.T., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.
. Sohibur Rachman, Kalapas Kelas 1 Surabaya beserta jajaran.
Kehadiran karangan bunga ini, yang beberapa di antaranya dipesan melalui florist lokal terkemuka seperti Abian Florist Sidoarjo, mencerminkan besarnya dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak, baik dari instansi militer maupun mitra strategis pemerintahan, terhadap kepemimpinan yang baru.
Tak hanya dihadiri tokoh publik dan pejabat pemerintahan yang masih aktif, acara ini memberikan porsi penghormatan khusus kepada para purnawirawan Gupusjat Optronik II Sidoarjo. Kehadiran para pendahulu ini menjadi wujud nyata pewarisan nilai-nilai luhur keprajuritan yang tak lekang oleh waktu, sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi lintas generasi di tubuh institusi.
Setelah rangkaian perkenalan dan ramah tamah di markas usai, Letkol Cpl Imam Wahyudi beserta rombongan melanjutkan agenda dengan perjalanan spiritual yang sarat nilai religius, yakni ziarah ke Makam Auliya Sono di Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran. Langkah khidmat para prajurit menuju kompleks pemakaman bersejarah tersebut menciptakan atmosfer penghormatan yang mendalam terhadap kearifan lokal.
Prosesi ziarah ini terasa semakin sakral dan istimewa karena dipimpin langsung oleh KH. Ali Bashori, S.Pd., atau yang akrab disapa Gus Ali. Kehadiran beliau memberikan makna spiritual yang mendalam, mengingat Gus Ali merupakan salah satu dzurriyah (keturunan) dari ulama yang dimakamkan di lingkungan asrama Gupusjat tersebut. Ziarah ini melampaui sekadar tradisi seremonial, melainkan mencerminkan sebuah refleksi luhur untuk mengenang jasa para leluhur yang telah menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tanah Sidoarjo.
Melalui untaian doa-doa suci yang dipanjatkan bersama Gus Ali di area makam, terselip harapan agar kepemimpinan yang baru beserta seluruh jajaran prajurit senantiasa diberikan kelancaran, kebijaksanaan, serta perlindungan Ilahi dalam menjalankan amanat negara.
Sebagai puncak kedekatan spiritual dan wujud penyerahan diri kepada Sang Pencipta, seluruh rangkaian acara siang itu ditutup dengan ibadah Sholat Dzuhur berjamaah. Ibadah yang dilakukan dalam satu shaf yang rapat ini menjadi manifestasi nyata ketaqwaan prajurit, menyimbolkan persatuan, kerendahan hati, dan kesetaraan semua insan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Secara keseluruhan, pelaksanaan tasyakuran, perkenalan pejabat baru, ziarah makam, hingga ibadah bersama ini berlangsung dengan sangat tertib, khidmat, dan aman. Kedisiplinan tinggi yang senantiasa menjadi ciri khas prajurit Gupusjat Optronik II, dipadukan dengan penghormatan dari para tamu undangan dan masyarakat, berhasil menciptakan suasana yang sangat kondusif hingga acara resmi berakhir.
Melalui rangkaian kegiatan komprehensif ini, Letkol Cpl H. Imam Wahyudi menegaskan kembali komitmen profesionalisme Gupusjat Optronik II Puspalad untuk terus mengabdi kepada bangsa dengan landasan moral yang kokoh. Sinergi yang telah dipererat bersama jajaran pimpinan militer, pejabat provinsi, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para sesepuh diharapkan menjadi energi positif fundamental yang akan mengantarkan satuan ini ke arah pengabdian yang semakin gemilang.(Faisal & Red)















