Residivis Curanmor di Surabaya Diduga Beraksi di 36 TKP

oleh -28 Dilihat
oleh
Residivis Curanmor di Surabaya Diduga Beraksi di 36 TKP
Ketiga pelaku curanmor yang diamankan oleh pihak kepolisia. (foto/ist)
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial YA (37), yang diduga terlibat dalam pencurian sepeda motor di 36 tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menyebut tersangka sempat melawan dan berusaha melarikan diri saat hendak diamankan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur.

YA, warga Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, ditangkap di kawasan Makam Rangkah, Kecamatan Simokerto, pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 18.20 WIB. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan sejumlah laporan kehilangan sepeda motor di wilayah Surabaya.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh petugas.

Menurut keterangan kepolisian, YA mengaku terlibat dalam pencurian sepeda motor di 36 lokasi sejak Februari hingga September 2026. Pengakuan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap rangkaian perkara yang diduga melibatkan tersangka.

Residivis Kembali Beraksi Setelah Bebas dari Penjara

Riwayat hukum YA menjadi salah satu perhatian dalam pengungkapan kasus ini. Berdasarkan keterangan yang diberitakan sejumlah media, YA pernah menjalani hukuman penjara dalam perkara pencurian pada 2020 dan kembali dipenjara pada 2023. Ia disebut baru bebas pada Februari 2026.

Namun, beberapa bulan setelah bebas, YA diduga kembali terlibat dalam serangkaian pencurian kendaraan bermotor. Fakta tersebut menyoroti tantangan penanggulangan kejahatan berulang, termasuk pentingnya pengawasan, pembinaan, dan upaya pencegahan agar pelaku tidak kembali melakukan tindak pidana.

Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan sejumlah orang lain dalam aksi tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, YA diduga tidak beraksi sendirian.

Polisi Buru Rekan dan Telusuri Penjualan Motor

Dalam pengembangan penyidikan, YA disebut mengaku beraksi bersama sejumlah rekannya yang kini masih diburu. Polisi menduga pembagian peran dilakukan untuk mempermudah pencurian dan membawa kendaraan hasil kejahatan dari lokasi kejadian.

Modus yang diungkap dalam pemberitaan terkait perkara ini antara lain menggunakan alat untuk merusak rumah kunci sepeda motor. Sejumlah kendaraan dari berbagai jenis disebut menjadi sasaran.

Selain mengejar pihak-pihak yang diduga terlibat, polisi perlu menelusuri aliran penjualan kendaraan hasil curian. Penindakan terhadap pihak yang diduga menjadi penadah penting untuk memutus rantai kejahatan, bukan sekadar menangkap pelaku di lapangan.

Keterangan lebih lanjut mengenai jumlah barang bukti, status kendaraan yang berhasil ditemukan, serta perkembangan pengejaran terhadap rekan tersangka menjadi bagian penting yang perlu disampaikan kepada publik melalui informasi resmi kepolisian.

Penegakan Hukum dan Perlindungan Masyarakat

Kasus dugaan curanmor di puluhan lokasi ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Penggunaan kunci pengaman tambahan, parkir di lokasi yang terpantau, dan pemasangan kamera pengawas dapat menjadi langkah pencegahan.

Di sisi lain, proses hukum tetap harus berjalan berdasarkan alat bukti dan ketentuan perundang-undangan. Status YA sebagai terduga pelaku tidak menghapus haknya untuk memperoleh proses hukum yang adil. Informasi mengenai perkara ini juga perlu terus diperbarui berdasarkan keterangan resmi dan perkembangan penyidikan.

Pengungkapan kasus tersebut diharapkan tidak hanya mengungkap pelaku pencurian, tetapi juga membantu menelusuri jaringan penjualan kendaraan curian serta meningkatkan perlindungan terhadap warga yang menjadi korban.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.