Relokasi Poli Eksekutif Soebandi Dipersoalkan

oleh -186 Dilihat
oleh
Relokasi Poli Eksekutif Soebandi Dipersoalkan
Suasana di Rumah Sakit dr. Soebandi Jember.
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Komisi D DPRD Kabupaten Jember melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan relokasi poliklinik eksekutif Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi dalam rapat dengar pendapat, Kamis (12/2/2026). Dewan menilai pemindahan layanan tersebut berpotensi mengganggu efektivitas pelayanan medis.

Anggota Komisi D dari Fraksi PKB, Hafidi, mempertanyakan dasar perencanaan pemindahan poliklinik dari lantai dua ke ujung timur area rumah sakit. Ia meminta manajemen rumah sakit menelaah ulang keputusan tersebut dan membuka kajian teknis yang menjadi dasar relokasi.

Menurut Hafidi, lokasi awal di lantai dua dinilai lebih strategis karena berdekatan dengan ruang tindakan medis dokter spesialis. Dengan posisi baru yang terpisah cukup jauh, dokter disebut harus menempuh jarak lebih panjang untuk melakukan visite maupun tindakan lanjutan.

Ia juga menyoroti dampak langsung kepada pasien. Pemindahan dinilai merepotkan pasien yang membutuhkan brankar atau kursi roda karena harus dipindahkan dari ujung timur ke sisi barat rumah sakit, bahkan hingga ke lantai atas untuk tindakan medis. Kondisi tersebut dianggap tidak efisien dan berisiko menambah beban fisik pasien.

Komisi D menegaskan konsep layanan rumah sakit seharusnya mengedepankan rasionalitas tata ruang yang terintegrasi antara kebutuhan pasien dan mobilitas tenaga medis. Dengan tingginya kunjungan masyarakat ke RSD dr. Soebandi, kebijakan tata letak dinilai harus mendukung percepatan layanan, bukan sebaliknya.

Sebagai solusi, DPRD menyarankan agar poliklinik eksekutif tidak direlokasi, melainkan direnovasi di lokasi awal jika memang membutuhkan pembenahan fasilitas. Dewan meminta manajemen rumah sakit mengevaluasi ulang kebijakan tersebut secara komprehensif demi menjaga mutu pelayanan kesehatan publik. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.