Raline Shah Soroti Digitalisasi Layanan Banyuwangi

oleh -29 Dilihat
oleh
Raline Shah Soroti Digitalisasi Layanan Banyuwangi
Ralineshah saat bertemu Bupati Ipuk di Kantor Pemda Banyuwangi.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Artis sekaligus Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, mengapresiasi tata kelola pemerintahan berbasis digital yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi usai melakukan rangkaian kunjungan selama empat hari di daerah tersebut.

Dalam pertemuannya dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Raline mengaku memperoleh banyak pembelajaran terkait kepemimpinan dan strategi pengembangan daerah yang memadukan inovasi, keberlanjutan, serta pemanfaatan teknologi informasi.

“Saya senang di Banyuwangi. Saya belajar banyak tentang leadership dan bagaimana menjalankan suatu daerah dan mengembangkannya secara organik dengan passion, namun tetap terukur, berkelanjutan, serta memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Raline.

Selain berdiskusi dengan kepala daerah, Raline meninjau langsung berbagai sistem digital yang digunakan Pemkab Banyuwangi dalam pelayanan publik. Kunjungan tersebut dilakukan di Lounge Pelayanan Publik yang menampilkan beragam platform digital untuk mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas layanan pemerintahan.

Dalam peninjauan tersebut, Raline mengamati sejumlah sistem berbasis data yang digunakan pemerintah daerah, termasuk program UGD Kemiskinan yang mengintegrasikan data kependudukan untuk penanganan persoalan sosial secara lebih terukur. Ia juga melihat penerapan e-monitoring system yang digunakan untuk memantau progres pembangunan secara daring dan terintegrasi.

Perhatian Raline turut tertuju pada aplikasi Smart Kampung yang telah diterapkan hingga tingkat desa. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik dalam satu sistem terpadu, mulai administrasi kependudukan, perizinan usaha, layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga pemantauan CCTV secara langsung.

Menurut Raline, integrasi layanan dalam satu aplikasi dinilai mampu memangkas birokrasi dan mempercepat akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

“Keren. Satu aplikasi bisa memangkas birokrasi dan membantu warga mengurus berbagai kebutuhan layanan. Banyuwangi layak menjadi studi kasus bagi daerah lain,” katanya.

Raline menilai keberhasilan transformasi digital di Banyuwangi tidak dapat dilepaskan dari faktor kepemimpinan daerah. Ia mengapresiasi langkah-langkah kebijakan yang dinilai konsisten dalam mendorong pelayanan publik berbasis teknologi dan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

“Ini menjadi inspirasi bahwa kepemimpinan yang kuat dapat mendorong perubahan positif bagi daerah. Termasuk dalam kebijakan pengembangan sektor pariwisata yang mendukung homestay lokal, penguatan layanan publik elektronik, hingga sektor pertanian,” ujarnya.

Sebelumnya, selama kunjungan pada 12-15 Juni 2026, Raline Shah mengikuti sejumlah agenda di Banyuwangi. Kegiatan tersebut meliputi diskusi inspiratif dalam ajang Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards ke-17, peninjauan destinasi wisata, hingga observasi terhadap sistem digitalisasi pelayanan publik yang diterapkan pemerintah daerah.

(Red-Garudasatunews) 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.